Petani Kediri Butuh Sarpras Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

  • 11 Jan 2026 16:21 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Untuk mendukung program swasembada pangan yang berkelanjutan di tahun 2026, para petani di Kabupaten Kediri membutuhkan sarana dan prasarana pertanian. Salah satunya keberadaan jalan usaha tani, saluran irigasi serta keberadaan sumur submersible (sumur bor) untuk pengairan disaat musim kemarau.

Yeyen Oktaviano, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Sempulur Sejahtera, Desa Sekoto, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Minggu (11/1/2026) menjelaskan saat ini kebutuhan pupuk subsidi bagi petani telah tercukupi. Karena untuk pembagian pupuk subsidi telah diatur oleh masing-masing kelompok tani melalui kios yang telah ditunjuk.

“Penunjang swasembada pangan itu banyak sekali, seperti jalan usaha tani, saluran irigasi, terus sumur submersible. Harapan kami dari desa juga berusaha, PPL juga mengusahakan, mungkin pemerintah pusat juga bisa mengcover,” ujarnya.

Sementara Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Badas, Kabupaten Kediri, Sugiharto mengatakan para petani di Desa Sekoto telah mendapat bantuan satu titik sumur submersible. Yang sangat membantu pengairan saat musim kemarau dari Dinas Pertanian Dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri.

“Kami mengajak petani untuk lebih semangat dalam berusaha tani khususnya tanaman padi, karena merupakan kebutuhan pokok di Indonesia. Dan kita mendukung program pemerintah pusat untuk swasembada pangan, makanya kami ajak petani meningkatkan produksi padinya,” ucapnya.

Ia menambahkan waktu panen raya padi di wilayah Kecamatan Badas diperkirakan pada bulan Maret dan April 2026. Jika terjadi penurunan harga jual gabah ditingkat petani, maka pihaknya akan berusaha menghubungkan kepada Perum Bulog.

Sehingga gabah petani dapat terserap dengan harga tinggi yaitu Rp6.500 perkilogram. Selain itu Sugiharto menyarankan petani untuk melakukan tunda jual, yaitu gabah yang ada disimpan terlebih dahulu dan dijual ketika harga tinggi.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....