Puluhan Petani Pare Ikuti Tasyakuran Swasembada Pangan Nasional
- 07 Jan 2026 15:55 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Puluhan petani dikumpulkan oleh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Pare, Kabupaten Kediri untuk mengikuti Tasyakuran Swasembada Pangan Nasional yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia secara virtual. Kegiatan dilaksanakan di enam titik lokasi berbeda yaitu Desa Sambirejo, Desa Sumberbendo, Desa Bendo, Desa Tertek, Desa Pelem dan kantor BPP Pare.
Koordinator BPP Pare, Sri Hadiawati, Rabu (7/1/2026) menjelaskan pihakya mengundang 35 orang petani di masing-masing titik lokasi se-Kecamatan Pare. Diharapkan swasembada pangan tetap berkelanjutan di 2026 dan kebijakan pemerintah yang dirasakan petani salah satunya penurunan harga pupuk subsidi.
“Kami megumpulkan petani dari Gapoktan Sri Handayani Mandiri, Darungan di BPP Pare mengikuti tasyakuran swasembada pangan nasional yang dipusatkan di Karawang bersama Kementan. Jadi kami petani di Kecamatan Pare khususnya dan juga di seluruh Indonesia sangat mendukung kegiatan swasembada pangan,” ujarnya.
Sementara Khoirul Huda, Ketua Kelompok Tani Margomulyo, Desa Darungan yang memiliki anggota 153 orang berharap di tahun berikutnya alokasi pupuk subsidi dapat terealisasi 100 persen, sesuai dengan pengajuan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).
“Kebutuhan petani utamanya tetap pupuk, semoga tahun depan alokasi pupuk sesuai RDKK dan turunnya 100 persen. Yang selama ini untuk Urea sudah 100 persen turunnya, untuk jenis Ponska itu trurunnya cuma 65-70 persen,” ucapnya.
Sri Hadiawati menambahkan BPP Pare dan seluruh petani di Kecamatan Pare fokus meningkatkan produksi pertanian. Dan upaya yang dilakukan yaitu dengan memperbaiki kesuburan lahan agar tidak bergantung pada pupuk kimia, sehingga petani didorong menggunakan pupuk organik disetiap usaha tani yang dilakukan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....