Nikmatnya “Wadai Ipau” Khas Banjar dari Kampung Arab
- 08 Okt 2024 09:49 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin : Kalimantan Selatan mempunyai berbagai macam kue khas Banjar atau disebut juga dengan wadai Banjar. Kebanyakan wadai Banjar memiliki cita rasa manis, sebut saja kelelepon, pais sagu, gegetas, pepare dan masih banyak lagi.
Dari banyaknya wadai Banjar bercita rasa manis, ada yang memiliki rasa gurih tapi sedikit manis yaitu wadai ipau. Wadai ipau disebut sebagai “Lasagna Kalimantan” karena bentuk ipau terdiri atas lapisan-lapisan tipis tepung seperti lasagna.
Lapisan tipis wadai ipau terbuat dari campuran terigu, telur, susu, ditumpuk dan diisi dengan campuran wortel, bawang bombay, kentang, daging. Lapisan-lapisan wadai ipau dikukus kemudian disajikan dengan siraman saus yaitu campuran santan, susu serta taburan seledri dan bawang goreng.

Penulis penasaran bagaimana rasa wadai ipau yang langsung disajikan fresh dari dapurnya. Saat mengunjungi rumah Ummi Husnul Madiha dapur Ipau Ummi Akbar di jalan Atasan Kecil Barat atau Kampung Arab tempat wadai ipau berasal.

Rumah Ummi Husnul Madiha berada di gang kafilah masuk gang gawi sabumi tepat dipaling ujung gang. Ummi Husnul Madiha merupakan warga asli keturunan Arab dan berjualan wadai ipau sejak 2014.
Ummi Husnul Madiha mengatakan resep wadai ipau ini sudah turun temurun dan tetap dipertahankan. Ciri khas ipau ada dikuah yang lebih kental, gurih dan terasa lumernya.
"Hal ini sungguh memanjakan lidah pecinta masakan gurih dan bergizi saat menyantap wadai ipau yang kami suguhkan", ujarnya, Senin (7/10/2024)
Di pasar-pasar atau dipinggir jalan Banjarmasin wadai ipau jarang dijumpai, terkecuali saat Ramadhan peminatnya banyak. “Saya hanya berjualan dirumah kalau hari biasa, saya juga membuka warung di Kampung Arab, di jalan Kayu Tangi dan jalan HKSN saat Ramadhan," ucapnya menambahkan.
Pemesanan wadai ipau dihari-hari biasa berkisar 10 kilo, kalau saat ramadhan bisa mencapai 20 kilo lebih. Untuk seperempat loyang bulat wadai ipau dihargai Rp25000,- dan untuk ukuran seperti dadar gulung dihargai Rp5000,- perbiji.
Selain membuat pesanan wadai ipau Ummi Madiha Said Thalib juga membuat samosa Arab dan roti maryam. Untuk acara aqiqahan, selamatan, perkawinan, ia juga menerima pesanan masakan kambing, sapi, ayam, nasi mandhi, samin dan nasi putih.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....