Inspektorat Kaimana: Pendamping Samisaka Tidak Alergi untuk berkoordinasi
- 20 Mei 2026 15:11 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana - Kepala Inspektorat Kabupaten Kaimana, Fredy S. Zaluchu, menilai pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendamping Program Khusus Samisaka yang berlangsung, berjalan dengan baik serta menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas pengawasan pembangunan kampung.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Kaimana tersebut digelar di Gedung Pertemuan Krooy dan diikuti sebanyak 168 peserta. Para peserta berasal dari tujuh distrik dengan cakupan 15 lokasi kerja pendamping program di wilayah Kabupaten Kaimana.

Menurut Fredy, Bimtek ini memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman teknis sekaligus memperkuat tanggung jawab pendamping kampung dalam pelaksanaan Program Satu Miliar Satu Kampung.
Ia menegaskan bahwa Peraturan Bupati Nomor 7 Tahun 2026 telah mengatur secara jelas sistem pengawasan berjenjang yang wajib dipahami seluruh pendamping.
“Dalam aturan tersebut sudah ada struktur pengawasan yang jelas. Pendamping kampung diharapkan menjadi ujung tombak, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan program di lapangan,” ujarnya.
Fredy menjelaskan, keberhasilan program pembangunan kampung sangat bergantung pada kualitas kerja pendamping. Peran mereka tidak hanya sebatas administrasi, tetapi juga memastikan kegiatan berjalan sesuai aturan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
| Baca juga: DPRK Kaimana Bentuk Pansus Awasi LHP Aset |
Meski demikian, ia mengingatkan para pendamping agar tidak bekerja secara tertutup ataupun menghindari proses pengawasan. Koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi hal yang mutlak dilakukan.
“Pendamping tidak boleh alergi untuk berkoordinasi dengan OPD terkait dan juga Inspektorat agar tidak kebingungan saat mengambil langkah di lapangan,” katanya.
Ia menambahkan, dinamika pembangunan kampung ke depan akan menghadirkan berbagai persoalan baru yang membutuhkan keputusan cepat dan tepat. Tanpa koordinasi yang baik, potensi kesalahan kebijakan maupun administrasi dapat terjadi.
| Baca juga: Ketua DPRK Kaimana Terima LHP Aset Daerah |
Karena itu, melalui Bimtek ini diharapkan para pendamping memiliki pemahaman yang sama mengenai tata kelola program, menjaga integritas kerja, serta mampu menjalankan fungsi pengawasan secara profesional.
“Banyak hal akan muncul di lapangan dan kebijakan harus diambil. Di situlah pentingnya koordinasi agar pelaksanaan program tetap berjalan sesuai aturan dan tujuan pembangunan tercapai,” tegasnya.
Inspektorat Kabupaten Kaimana berharap hasil Bimtek Pendamping Program Samisaka dapat meningkatkan kualitas pendampingan kampung, memperkuat akuntabilitas penggunaan anggaran, sekaligus menjadi bagian dari edukasi pembangunan yang transparan dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....