Kapolres Fasilitasi Dialog Transportasi Demi Kamtibmas Kondusif
- 18 Feb 2026 20:15 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kaimana, AKBP Satria Dwi Dharma, menegaskan bahwa pihak kepolisian hanya berperan sebagai fasilitator dalam pertemuan antara tukang ojek, pengurus angkutan kota (angkot), dan pengelola mobil rental guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Hal tersebut disampaikan Kapolres saat membuka pertemuan yang berlangsung pada Rabu 18 Februari 2026 yang berlangsung di ruang rapat polres. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pengemudi yang bersedia menunda rencana aksi sebelumnya demi menghormati kegiatan peluncuran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpencil di Kampung Wamesa yang dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto secara virtual.
“Seandainya kemarin juga demo kan tidak enak. Kita tidak tahu nanti dipelintir atau diarahkan seolah-olah Kaimana menolak program SPPG terpencil. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih bagi teman-teman semua,” ujar Kapolres.
Ia menegaskan bahwa kepolisian tidak memiliki kewenangan dalam menentukan kebijakan transportasi maupun keputusan lain yang menjadi ranah pemerintah daerah. Peran Polres, kata dia, semata-mata untuk memfasilitasi komunikasi agar tidak terjadi konflik di masyarakat.
“Saya di sini Polres Kaimana hanya memfasilitasi, bukan penentu kebijakan. Penentu segala sesuatunya itu pemerintah daerah. Kami hanya memfasilitasi agar kamtibmas tetap aman dan terkendali,” tegasnya.
Menurut Kapolres, stabilitas keamanan merupakan faktor utama dalam menjaga kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, dialog dan komunikasi terbuka antara para pihak dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman serta menjaga situasi tetap kondusif.
“Kalau kamtibmas aman, perekonomian itu pasti berjalan,” katanya. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi ruang komunikasi yang konstruktif antara pelaku transportasi dan pihak terkait, sehingga setiap aspirasi dapat disampaikan dengan baik tanpa mengganggu stabilitas keamanan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....