Pelabuhan Kaimana Kian Lengkap Dukung Arus Barang Penumpang
- 22 Jan 2026 20:25 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID,Kaimana - Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Kaimana terus melakukan pengembangan fasilitas pelabuhan guna mendukung meningkatnya arus barang dan penumpang di Kabupaten Kaimana./oxneseetipaasac.jpeg)
Kepala UPP Kelas III Kaimana, Jemmy Samori, S.H.(Foto : RRI/Jacko)
Kepala UPP Kelas III Kaimana, Jemmy Samori, S.H., Kepada Wartawan Kamis 22 Januari 2026 di ruangan kerjanya menjelaskan bahwa saat ini Kaimana telah memiliki beberapa tipe dermaga. Di antaranya dermaga utama yang melayani kapal penumpang dan kapal kargo berukuran besar, serta dermaga khusus yang sedang dalam proses pembangunan untuk melayani kapal bongkar muat dan LCT.
“Dermaga khusus ini dirancang untuk melayani kapal LCT dan kapal bongkar, sehingga kendaraan dan material bisa langsung keluar masuk tanpa harus melalui dermaga utama,” ujar Jemmy kepada wartawan.
| Baca juga: Aliansi Non ASN Paruh Waktu Datangi DPRK |
Ia menyebutkan, pembangunan dermaga khusus tersebut ditargetkan dapat dioperasionalkan pada tahun depan. Keberadaan dermaga ini dinilai sangat penting mengingat sebagian besar material pembangunan di Kaimana masih didatangkan dari luar daerah.
“Selama ini kita mengalami kendala karena belum memiliki fasilitas khusus untuk kapal bongkar dan LCT. Dengan pembangunan dermaga ini, kebutuhan material pembangunan dapat dilayani lebih optimal,” jelasnya.
Selain pengembangan dermaga, UPP Kaimana juga merencanakan peningkatan kapasitas ruang tunggu penumpang. Jemmy mengakui bahwa daya tampung ruang tunggu pelabuhan saat ini sudah tidak memadai seiring meningkatnya jumlah penumpang.
Berdasarkan data UPP Kaimana, jumlah penumpang yang turun di Pelabuhan Kaimana terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2023 tercatat sebanyak 33.337 penumpang turun dan 27.310 penumpang naik. Tahun 2024 jumlah penumpang turun meningkat menjadi 37.924 orang, sementara penumpang naik sebanyak 28.439 orang.
Sementara itu, pada tahun 2025 hingga pertengahan tahun, jumlah penumpang turun telah mencapai 17.556 orang dan diperkirakan akan bertambah signifikan hingga akhir tahun.
“Setiap kedatangan kapal, terutama saat hari raya, jumlah penumpang bisa mencapai lebih dari 1.000 orang. Karena itu, kami sedang menyiapkan dokumen perencanaan untuk penambahan dan perluasan ruang tunggu penumpang,” ungkapnya.
Jemmy berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dan pelaku usaha di Kaimana agar proses pengembangan pelabuhan dapat berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan kepelabuhanan demi kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan bersama,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....