Aliansi Non ASN Paruh Waktu Datangi DPRK

  • 26 Jan 2026 19:52 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana - Puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Non ASN Paruh Waktu melakukan long march menuju Kantor DPRK Kaimana untuk menyampaikan aspirasi kepada anggota legislatif terkait keterlambatan pengangkatan tenaga PPPK paruh waktu, Senin 26 Januari 2026. Dari pantuan RRI.CO.ID, Setibanya di Kantor DPRK Kaimana, massa menggelar aksi damai dan meminta agar pimpinan DPRK dapat menemui mereka serta mendengarkan aspirasi yang disampaikan. Aksi tersebut mendapat pengamanan ketat dari aparat Polres Kaimana yang berseragam lengkap.

Sekitar satu jam kemudian, Ketua DPRK Kaimana Robi D. Samangun bersama Wakil Ketua I DPRK dari Fraksi Otsus, Denis Yusuf Sawi, turun menemui massa pendemo. Dalam penyampaian aspirasinya, Aliansi Non ASN Paruh Waktu meminta DPRK Kaimana dapat mengundang pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati Kaimana, Sekretaris Daerah, serta Kepala BKPSDM, untuk memberikan penjelasan terkait keterlambatan pengangkatan tenaga PPPK paruh waktu yang sudah hampir satu tahun belum memiliki kejelasan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRK Kaimana Robi D. Samangun menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala daerah mengenai persoalan tersebut. “Sesuai dengan surat dari adik-adik, DPRK tidak tinggal diam. Beberapa hari lalu kami sudah menanyakan langsung kepada Pak Bupati, sehingga ada jawaban yang disampaikan kembali kepada kami. Kami menilai persoalan ini sedang berproses,” ujar Robi.

Namun demikian, massa aksi menyampaikan bahwa mereka belum pernah melakukan pertemuan langsung dengan Bupati Kaimana, sehingga terus mendesak unsur pimpinan DPRK untuk memfasilitasi pertemuan agar dapat mendengar penjelasan langsung dari kepala daerah.

Menindaklanjuti desakan tersebut, Ketua DPRK Kaimana bersama Wakil Ketua I DPRK Denis Yusuf Sawi melakukan koordinasi dengan Bupati Kaimana terkait kesiapan waktu untuk bertemu dengan perwakilan massa.

Hasil komunikasi tersebut membuahkan hasil, di mana Bupati Kaimana bersedia menerima perwakilan massa pendemo untuk melakukan pertemuan dan memberikan penjelasan langsung terkait nasib tenaga PPPK paruh waktu. Setelah dilakukan pertemuan beberapa jam bersama Bupati Kaimana, akhirnya diperoleh titik terang terkait proses pengangkatan tenaga PPPK paruh waktu.

Para pendemo kemudian menyampaikan ucapan terima kasih kepada DPRK Kaimana, Pemerintah Daerah, serta aparat keamanan dari Polres Kaimana, dan selanjutnya membubarkan diri dengan tertib dan damai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....