Ibadah Mingguan di Jemaat GKI Diaspora Utarom Kaimana
- 09 Nov 2025 12:02 WIB
- Kaimana
KBRN, Kaimana : Jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) Diaspora Utarom Kaimana melaksanakan ibadah Mingguan bertempat di Gedung Gereja Jemaat setempat pada Minggu (9/11/2025). Ibadah tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri seluruh jemaat dan dipimpin oleh Pendeta Sara Majefat, S.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Jemaat GKI Diaspora Utarom Kaimana.
Dalam khotbahnya, Pendeta Sara Majefat mengambil bacaan Alkitab dari Injil Yohanes 15:1–8 dengan tema “Hidup yang Berbuah dalam Kristus”. Tema ini diangkat dari kalender gerejawi Minggu Biasa dan disusun oleh Pdt. Nelson Kapitarau, S.Th., M.M., yang menjadi acuan khotbah di berbagai jemaat GKI diTanah Papua pada hari yang sama.
Pendeta Sara menjelaskan, melalui perikop “Pokok Anggur yang Benar”, umat diajak untuk memahami makna hidup yang melekat kepada Kristus sebagai sumber kehidupan sejati. “Yesus adalah pokok anggur yang benar. Siapa yang tinggal di dalam Dia akan menghasilkan buah, tetapi yang terpisah akan menjadi kering,” ujarnya dalam khotbah.
Lebih lanjut, Pendeta Sara menguraikan bahwa Injil Yohanes ditulis untuk meneguhkan iman orang Kristen generasi kedua, yang saat itu menghadapi tantangan penganiayaan dan pengaruh ajaran sesat. “Yohanes menulis untuk menegaskan bahwa Yesus adalah Tuhan yang menjadi manusia. Pesan ini tetap relevan bagi kita yang hidup di masa kini,” jelasnya.
Dalam penjelasan ayat demi ayat, Pendeta Sara menekankan pentingnya hubungan pribadi dengan Kristus. Ia mengatakan, “Buah rohani tidak lahir dari kegiatan semata, tetapi dari hubungan yang melekat dengan Tuhan setiap hari — melalui doa, pembacaan firman, dan ketaatan.” Menurutnya, jemaat yang tinggal dalam Kristus akan mengalami pembersihan rohani agar semakin berbuah dalam kehidupan.
Pendeta Sara juga mengingatkan bahwa hidup berbuah berarti menampakkan perubahan karakter dan kasih dalam komunitas gereja. “Buah Roh itu tampak dalam kasih, kesabaran, kelemahlembutan, dan kesetiaan. Bukan hanya di gereja, tapi juga di rumah dan tempat kerja,” tutur beliau di hadapan jemaat. Ia mengajak seluruh umat untuk menjadi teladan dan membawa kesaksian hidup yang mencerminkan kasih Kristus.
Selain itu, dalam bagian penutup khotbah, Pendeta Sara menekankan bahwa doa merupakan napas kehidupan rohani orang percaya. “Yesus berjanji, jika kita tinggal di dalam Dia dan firman-Nya tinggal dalam kita, maka apa saja yang kita doakan akan dikabulkan. Karena doa itu bukan memaksa Tuhan, melainkan menyelaraskan hati kita dengan kehendak-Nya,” pungkasnya.
Ibadah Mingguan tersebut diakhiri dengan doa berkat dan pujian syukur oleh seluruh jemaat. Suasana penuh kehangatan dan kekhidmatan tampak mewarnai persekutuan pagi itu. Melalui tema “Hidup yang Berbuah dalam Kristus”, GKI Diaspora Utarom Kaimana meneguhkan kembali panggilan iman jemaat untuk hidup berbuah bagi kemuliaan Tuhan di tengah masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....