GPI Rehobot Akan melaksanakan Pentahbisan 64 Pelayan Firman
- 06 Nov 2025 12:56 WIB
- Kaimana
KBRN, Kaimana: Gereja Protestan Indonesia (GPI) Jemaat Rehobot Klasis Kaimana akan menjadi tuan rumah pelaksanaan pentahbisan 64 calon pelayan firman Tuhan dari berbagai wilayah pelayanan di Tanah Papua. Ibadah pentahbisan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 9 November 2025 pukul 09.00 WIT di Gedung Gereja Jemaat Rehobot Kaimana.
Kegiatan ini akan diawali acara perarakan para calon dari Taman Kota Kaimana menuju gereja, diiringi oleh perwakilan masyarakat adat dari delapan suku asli Kaimana, serta akan disambut langsung oleh Ketua Sinode GPI Papua dan pemerintah daerah Kabupaten Kaimana.
Ketua Tim Kerja Pentahbisan Pelayan Firman, Chandra Max Ronaldo Maipauw, menjelaskan bahwa ke-64 calon pelayan firman yang akan ditahbiskan berasal dari sejumlah klasis GPI yang tersebar di Tanah Papua.
“Para calon telah melewati masa vikariat dan mengikuti ujian gereja di Pusat Sinode Fakfak, dan semuanya dinyatakan lulus. Saat ini mereka telah tiba di Kaimana menggunakan KM Tatamailau,” jelas Chandra.
Chandra yang juga Wakil Ketua II Majelis Jemaat GPI Rehobot Kaimana menambahkan, berbagai persiapan telah dilakukan panitia agar kegiatan berjalan lancar. Penataan altar, tempat tinggal para calon, serta kebutuhan logistik lainnya telah rampung disiapkan.
“Untuk persiapan, tim kerja telah menyelesaikan semua hal teknis, mulai dari penataan altar hingga akomodasi bagi para calon. Semuanya siap untuk pelaksanaan ibadah pentahbisan,” ujarnya.
Diperkirakan, sekitar 1.000 hingga 1.500 jemaat akan hadir mengikuti ibadah akbar tersebut.
Untuk menampung jumlah jemaat yang besar, panitia juga menyiapkan halaman gereja sebagai area tambahan bagi peserta ibadah.
Selain jajaran sinode dan jemaat GPI dari berbagai wilayah, Bupati Kaimana dijadwalkan hadir dalam acara tersebut. Namun apabila berhalangan, kehadirannya akan diwakili oleh Wakil Bupati Kaimana.
“Kita sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Bila Bupati berhalangan, Wakil Bupati sudah memastikan akan hadir dalam ibadah pentahbisan ini,” tutur Chandra yang juga anggota DPRK Kaimana.
Kegiatan rohani ini menjadi momen bersejarah bagi GPI Papua, sekaligus wujud penguatan iman dan regenerasi pelayan firman Tuhan di tanah pelayanan. Diharapkan, kehadiran para pelayan yang baru ditahbiskan dapat memperkuat pelayanan gereja di berbagai wilayah Papua.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....