Pengadilan Negeri Kaimana Bagikan Takjil Ramadan Kepada Warga
- 27 Feb 2026 16:45 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana – Bertempat di depan Tugu Olahraga Bantemin, Pengadilan Negeri bersama Pengadilan Agama Kabupaten Kaimana bersama Para Ibu-Ibu Dharma Yukti Karaini Kabupaten Kaimana, Papua Barat, melaksanakan kegiatan pembagian takjil kepada warga masyarakat. Kegiatan tersebut menyasar kepada para pejalan kaki dan pengguna kendaraan bermotor roda dua, empat, maupun enam. Pembagian takjil ini berlangsung pada Jumat 27 Februari 2026 Pukul 16: 36 sore, sebagai adalah bagian dari kegiatan berbuka puasa di bulan Ramadan 1447 Hijriah 2026 Mashi.
Ketua Pengadilan Negeri Kaimana Mahir Sikki ZA, S.H.,M.H., melalui Humas Pengadilan Negeri Kaimana, Hakim Pengadilan Negeri Roy Tomi Isabilton, SH., memberikan keterangan kepada RRI.co.id Kaimana di sela-sela kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa selain sebagai kegiatan sosial untuk membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, kegiatan ini juga adalah bentuk kontribusi kami dalam rangka berbuka puasa bersama masyarakat," ujar Roy Tomi.

Selain itu, Roy Tomi juga menyampaikan bahwa kegiatan pembagian takjil ini merupakan bagian dari upaya Pengadilan Negeri Kaimana untuk memperkenalkan program Publik Champion. Pengadilan Negeri Kaimana tengah berupaya mewujudkan Zona Integritas dan juga meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) serta Wilayah Bebas Melayani (WBM). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memberantas praktek-praktek korupsi.
“Harapan kami, masyarakat Kabupaten Kaimana dapat mendukung upaya kami dalam meraih predikat WBK dan mewujudkan Zona Integritas. Kami mohon dukungan dari seluruh warga Kaimana agar kami bisa berhasil dalam mewujudkan dua program ini,” ungkapnya dengan penuh harap.
Tak hanya itu, Roy Tomi juga menambahkan bahwa Publik Champion adalah bagian penting dalam mewujudkan Zona Integritas, yang merupakan langkah awal sebelum memperoleh predikat WBK. “Dalam hal ini, menurut Menpan RB, zona integritas harus tercapai terlebih dahulu, baru kemudian dilanjutkan dengan WBK dan WBM. WBM adalah tingkatan tertinggi bagi instansi pemerintah di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Lebih lanjut, Roy Tomi mengajak masyarakat untuk aktif mendukung program-program pengadilan yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan publik yang bebas dari korupsi. Ia menegaskan bahwa pencapaian WBK dan WBM bukan hanya tugas instansi pemerintah, namun juga memerlukan partisipasi aktif dari masyarakat.
Selain itu salah satu Warga Pengendara Roda dua yang engan menyebtkan namannya dan juga sempat mendapat Takjil tersebut mengucapkan terimakasih kepad Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agaman Kaimana., serta ia berharap agar kegiatan sosial seperti pembagian takjil ini dapat meningkatkan hubungan yang lebih baik antara lembaga peradilan dan masyarakat.
“saya mengucapkan terimakasih kepada lembaga pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama kaimana, jujur saja bahwa saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, Karen kegiatan ini juga menjadi langaka Positif dan juga salah satu bentuk sarana untuk memperkenalkan program-program positif yang sedang dijalankan oleh Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Kabupaten Kaimana,”Pungkasnya
Kegiatan pembagian takjil yang berlangsung dengan antusias ini diharapkan dapat terus menjadi tradisi yang tidak hanya berfokus pada aspek keagamaan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mewujudkan perubahan positif di lembaga peradilan Kaimana menuju lembaga yang bersih, melayani, dan bebas 𝒌𝒐𝒓𝒖𝒑𝒔𝒊.