Curacao Akhiri Perjalanan Bersejarah di Piala Dunia 2026

  • 27 Jun 2026 16:30 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana - Perjalanan bersejarah Curacao di ajang Piala Dunia 2026 resmi berakhir, tim debutan asal Karibia itu harus angkat koper setelah kalah 0-2 dari Pantai Gading pada laga terakhir Grup E yang berlangsung di Philadelphia, Jumat 26 Juni 2026, dini hari WIB. Hasil tersebut memastikan Curacao gagal melangkah ke babak 32 besar.

Curacao sebenarnya datang ke pertandingan penentuan dengan harapan menciptakan kejutan, namun Pantai Gading tampil lebih efektif sepanjang pertandingan. Penyerang berpengalaman Nicolas Pepe menjadi bintang kemenangan Les Elephants dengan memborong dua gol yang memastikan tiga poin sekaligus tiket menuju fase gugur.

Kekalahan ini membuat Curacao menutup fase grup dengan hanya mengoleksi satu poin dari tiga pertandingan. Sebelumnya mereka menelan kekalahan telak 1-7 dari Jerman, kemudian meraih hasil imbang tanpa gol melawan Ekuador, sebelum akhirnya kembali kalah dari Pantai Gading pada laga terakhir. Raihan tersebut belum cukup untuk membawa mereka bersaing memperebutkan tiket lolos ke babak 32 besar.

Meski gagal melanjutkan langkah di turnamen, Curacao tetap layak mendapat apresiasi, keikutsertaan mereka di Piala Dunia 2026 merupakan sejarah baru bagi negara kecil di kawasan Karibia tersebut. Mereka berhasil menembus putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya dan menjadi salah satu negara dengan populasi terkecil yang pernah tampil di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia.

Sepanjang turnamen, Curacao menunjukkan semangat juang yang tinggi, penampilan mereka saat menahan imbang Ekuador tanpa gol menjadi bukti bahwa mereka mampu memberikan perlawanan kepada tim-tim yang lebih berpengalaman. Meski demikian, kurang tajamnya lini serang menjadi kendala utama yang membuat mereka gagal mengumpulkan poin lebih banyak.

Sementara itu, kemenangan atas Curacao mengantarkan Pantai Gading finis sebagai runner-up Grup E dan mengamankan tiket ke babak 32 besar. Bagi Curacao, meski perjalanan mereka harus berakhir di fase grup, pengalaman berharga di Piala Dunia 2026 menjadi modal penting untuk membangun prestasi yang lebih baik pada turnamen-turnamen internasional mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....