Tanda Gangguan Pencernaan pada Anak yang Perlu Segera Ditangani

  • 28 Jul 2026 14:30 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID,Kaimana : Melihat buah hati mengeluh sakit perut tentu membuat setiap orang tua merasa cemas dan meskipun sering kali disebabkan oleh hal sepele seperti angin atau terlalu banyak makan, keluhan sakit perut yang terjadi berulang tidak boleh diabaikan. Bisa jadi, ini merupakan sinyal awal dari gangguan sistem pencernaan yang memerlukan perhatian dan penanganan medis. Dirangkum dari berbagai sumber salah satunya dari situs alodokter berikut tanda gangguan pencernaan pada anak yang perlu segera ditangani.

Mengenali gejala sejak dini adalah kunci untuk mencegah kondisi anak kian memburuk. Lantas, apa saja tanda gangguan pencernaan pada anak yang perlu diwaspadai?

Tanda Gangguan Pencernaan yang Perlu Penanganan Segera

Jika anak sering mengeluh sakit perut dan disertai oleh beberapa gejala berikut, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter spesialis anak:

  • Rasa Sakit yang Hebat dan Mendadak: Anak menangis histeris, memegang perutnya dengan kencang, atau menolak untuk disentuh di area perut.
  • Perubahan Pola Buang Air Besar (BAB): Mengalami diare berhari-hari atau sebaliknya, konstipasi (sembelit) parah hingga anak kesulitan dan kesakitan saat BAB.
  • Muntah Berulang: Terutama jika muntah berwarna hijau keuningan (mengandung empedu) atau disertai bercak darah.
  • Terdapat Darah pada Feses: Adanya bercak darah segar maupun feses yang berwarna sangat gelap/hitam.
  • Demam Tinggi dan Lemas: Ditemani rasa lelah yang ekstrem, anak tampak layu, dan tidak aktif seperti biasanya.
  • Penurunan Berat Badan atau Tumbuh Kembang Terhambat: Anak kehilangan nafsu makan secara drastis sehingga berat badannya melonjak turun.
  • Perut Tampak Membuncit dan Keras: Perut terlihat membengkak, tegang, dan terasa keras saat diusap perlahan.

Mencegah dan Mengatasi Gangguan Pencernaan Anak

Untuk menjaga kesehatan pencernaan si kecil, orang tua dapat menerapkan beberapa langkah pencegahan harian:

  • Cukupi Asupan Serat dan Air Putih: Berikan buah, sayuran, dan air putih yang cukup untuk melancarkan saluran cerna.
  • Biasakan Cuci Tangan: Ajarkan anak untuk selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah dari kamar mandi untuk menghindari infeksi kuman.
  • Batasi Makanan Olahan dan Tinggi Gula: Makanan manis dan junk food dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di dalam usus.
  • Atur Porsi dan Jadwal Makan: Pastikan anak makan tepat waktu dengan porsi yang sesuai agar asam lambung tetap stabil.

Pesan Penting untuk Orang Tua:

Jangan terburu-buru memberikan obat pereda nyeri atau obat bebas tanpa petunjuk dokter saat anak sakit perut. Pemberian obat yang tidak tepat justru berisiko menyamarkan gejala dari penyakit yang lebih serius, seperti radang usus buntu (apendisitis).

Jika sakit perut pada anak berlangsung lebih dari 24 jam atau disertai tanda-tanda bahaya di atas, segera bawa ia ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Kesehatan pencernaan yang baik adalah kunci utama tumbuh kembang anak yang optimal!

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....