Bahaya Tersembunyi di Balik Kebiasaan Menggunakan Tusuk Gigi
- 30 Apr 2026 02:50 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana - Bagi banyak orang, menggunakan tusuk gigi setelah makan sudah menjadi refleks untuk membersihkan sisa makanan yang terselip namun, di balik kepraktisannya, penggunaan tusuk gigi yang terlalu sering dan tidak hati-hati menyimpan berbagai risiko bagi kesehatan mulut. Dirangkum dari berbagai sumber salah satunya dari situs hellosehat.com berikut bahaya dibalik kebiasaan menggunakan tusuk gigi.\
Berikut adalah beberapa dampak negatif yang perlu Anda waspadai:
1. Kerusakan pada Gusi (Gingivitas)
Ujung tusuk gigi yang tajam dan keras dapat dengan mudah melukai jaringan gusi yang lembut. Jika dilakukan berulang kali, luka kecil ini bisa memicu peradangan, pendarahan, hingga infeksi bakteri. Gusi yang sering terluka lama-kelamaan akan mengalami resesi atau penyusutan, yang membuat akar gigi terpapar dan menjadi sensitif.
| Baca juga: Cara Membasmi Tikus Rumah dengan Bahan Alami |
2. Menciptakan Celah Antar Gigi
Tekanan mekanis yang diberikan saat Anda memaksa tusuk gigi masuk ke sela-sela gigi dapat menggeser posisi gigi secara perlahan. Hal ini berisiko menciptakan celah atau ruang kosong baru. Ironisnya, celah yang melebar ini justru akan membuat lebih banyak sisa makanan tersangkut di kemudian hari.
3. Merusak Lapisan Email dan Tambalan Gigi
Tusuk gigi yang terbuat dari kayu atau plastik keras dapat mengikis lapisan pelindung gigi (email) jika digesekkan terlalu kuat. Selain itu, bagi Anda yang memiliki tambalan gigi atau veneer, penggunaan tusuk gigi yang agresif berisiko mematahkan atau melonggarkan material restorasi tersebut.
4. Risiko Tertelan atau Serpihan Kayu Tertusuk
Tusuk gigi kayu berkualitas rendah mudah patah atau berserpihan. Serpihan kecil kayu yang tertinggal di dalam jaringan gusi dapat menyebabkan abses (kumpulan nanah) yang menyakitkan. Dalam kasus yang lebih ekstrem, patahan tusuk gigi yang tidak sengaja tertelan dapat melukai saluran pencernaan.
Solusi yang Lebih Aman
Untuk menjaga kebersihan sela gigi tanpa merusak jaringan mulut, para ahli komunikasi kesehatan sangat menyarankan beralih ke metode yang lebih medis:
Dental Floss (Benang Gigi): Jauh lebih efektif menjangkau sela gigi dan lembut bagi gusi.
Interdental Brush: Sikat kecil khusus untuk membersihkan celah gigi yang lebih lebar.
Water Flosser: Alat semprot air bertekanan untuk merontokkan sisa makanan secara higienis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....