Apakah Nasi Dingin Memengaruhi Gula Darah
- 10 Jan 2026 06:06 WIB
- Kaimana
KBRN,Kaimana : Banyak orang percaya bahwa nasi yang sudah didinginkan lebih sehat bagi penderita diabetes atau mereka yang sedang menjalani diet. Secara ilmiah, anggapan ini bukanlah mitos belaka. Fenomena ini berkaitan erat dengan perubahan struktur kimia pada karbohidrat saat mengalami proses pendinginan. Dirangkum dari berbagai sumber di antaranya dari situs alodokter.com, inilah penjelasannya apakah nasi dingin memengaruhi gula darah.
Berikut adalah alasan mengapa nasi dingin memiliki pengaruh yang berbeda terhadap kadar gula darah dibandingkan nasi yang baru matang:
1. Pembentukan Pati Resisten
Saat nasi dimasak dan kemudian didinginkan (biasanya disimpan di lemari es selama 12–24 jam), terjadi proses yang disebut retrogadasi. Proses ini mengubah sebagian pati biasa menjadi pati resisten (resistant starch).
Sesuai namanya, pati ini "resisten" atau kebal terhadap proses pencernaan di usus halus. Alhasil, pati tersebut tidak langsung dipecah menjadi glukosa yang diserap ke dalam aliran darah.
2. Indeks Glikemik yang Lebih Rendah
| Baca juga: Gula Aren Kini Jadi Bagian Gaya Hidup Modern |
Nasi yang baru matang memiliki Indeks Glikemik (IG) yang tinggi, yang berarti dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat. Dengan terbentuknya pati resisten pada nasi dingin, nilai IG-nya menurun.
Dampaknya: Penyerapan karbohidrat menjadi lebih lambat dan bertahap, sehingga mencegah lonjakan insulin yang drastis setelah makan.
3. Menjadi Nutrisi bagi Bakteri Baik
Karena tidak terserap di usus halus, pati resisten dari nasi dingin akan berjalan menuju usus besar. Di sana, ia berfungsi sebagai prebiotik atau makanan bagi bakteri baik (microbiome).
Proses fermentasi ini menghasilkan asam lemak rantai pendek yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin, yang secara tidak langsung membantu tubuh mengelola kadar gula darah dengan lebih efektif.
4. Apakah Boleh Dipanaskan Kembali?
Menariknya, penelitian menunjukkan bahwa nasi yang sudah didinginkan lalu dipanaskan kembali tetap mempertahankan kadar pati resisten yang lebih tinggi dibandingkan nasi yang baru pertama kali dimasak. Jadi, Anda tetap bisa menikmatinya dalam keadaan hangat tanpa kehilangan manfaat kesehatan tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....