Pembakaran Sampah Picu Kebakaran, Damkar Kaimana Kerahkan 15 Personel

  • 13 Sep 2026 20:43 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana — Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kaimana mengerahkan 15 personel dan dua armada truk tangki untuk memadamkan kebakaran yang dipicu aktivitas pembakaran sampah warga di Jalan Bantemin Utarum, Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Jumat 11 September 2026. Api yang semula berasal dari pembakaran sampah kemudian merambat ke tumpukan dahan dan daun kering di sekitar lokasi. Kobaran api bahkan mulai mendekati kawasan permukiman sehingga warga segera meminta bantuan petugas Damkar.

Laporan kebakaran diterima sekitar pukul 10.40 WIT. Petugas kemudian langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 11.00 WIT untuk melakukan upaya pemadaman.

Penanganan kebakaran dipimpin Kanit Provost Damkar Pemkab Kaimana, Frengky Esuruw. Sebanyak 15 personel diterjunkan untuk mengendalikan api agar tidak menjalar ke area yang lebih luas.

Berdasarkan pantauan di lokasi, lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan memiliki radius sekitar 10 hingga 15 meter. Satu pohon sukun yang berada di sekitar titik pembakaran juga ikut terbakar.

Frengky Esuruw menjelaskan, kejadian tersebut bukan disebabkan warga sengaja melakukan pembakaran lahan. Api berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang dengan cepat merambat karena banyaknya material kering di sekitar lokasi serta tiupan angin timur yang cukup kencang.

“Warga hanya membakar sampah, tetapi karena angin timur cukup kencang dan di sekitar lokasi terdapat dahan serta daun yang sudah kering, api kemudian melebar,” jelas Frengky.

Ia mengatakan, kondisi lingkungan yang kering membuat api mudah menjalar sehingga petugas harus segera melakukan pengendalian untuk mencegah kobaran mencapai permukiman dan wilayah sekitarnya.

Upaya pemadaman akhirnya berhasil mengendalikan api sebelum meluas. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material.

“Syukur semuanya berjalan aman dan lancar. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam kejadian ini,” ujarnya.

Frengky sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah, rumput, maupun material kering selama musim kemarau. Kondisi cuaca dan lingkungan yang mudah terbakar dinilai dapat menyebabkan api dengan cepat menjalar tanpa terkendali.

Selain itu, ia meminta masyarakat memberikan akses kepada armada Damkar saat melintas menuju lokasi kejadian. Warga diharapkan segera membuka jalan ketika mendengar sirene darurat agar kendaraan pemadam dapat tiba lebih cepat.

“Jika mendengar sirene darurat, kami berharap warga dapat menghindar dan membuka jalan agar truk tangki Damkar bisa segera tiba di lokasi dan mengatasi kebakaran,” tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....