Cegah Bahaya Mikroplastik di Laut Kaimana, RENORPA Edukasi Siswa SMPN 2 Kaimana
- 21 Agt 2026 17:41 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana - Komunitas Rerum Novarum Papua (RENORPA) menggelar kegiatan edukasi lingkungan bertajuk "Edukasi 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan Bahaya Plastik Laut" bagi siswa-siswi SMP Negeri 2 Kaimana, Jumat 21 Agustus 2026. Program yang didukung oleh Blue Abadi Fund melalui Inovasi Siklus 6 ini bertujuan untuk membangun kesadaran dan karakter generasi muda dalam melindungi ekosistem pesisir serta laut Kaimana dari ancaman sampah plastik.
Sebanyak Lima Puluh Dua pelajar SMP Negeri 2 Kaimana antusias mengikuti rangkaian kegiatan interaktif selama dua jam. Dalam sesi tersebut, para siswa diperkenalkan pada konsep 3R, yakni mengurangi penggunaan plastik sekali pakai (reduce) dengan membiasakan membawa tumbler dan wadah makan sendiri, menggunakan kembali barang-barang yang masih layak pakai (reuse), serta memilah dan mendaur ulang sampah menjadi produk yang bermanfaat (recycle). Selain itu, peserta diajak memahami dampak serius sampah plastik yang terurai menjadi partikel berbahaya (mikroplastik) terhadap rantai makanan laut, populasi ikan, hingga risiko kesehatan masyarakat pesisir yang mengonsumsi hasil laut.
Sebagai bagian dari pembelajaran, para siswa diajak untuk melakukan aksi nyata pilih sampah bersama sekaligus simulasi pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, edukasi penggunaan noken sebagai alternatif tas ramah lingkungan, serta diskusi mengenai kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi timbulan sampah plastik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Ketua Pelaksana Kegiatan Komunitas RENORPA, Derino Mudeheru menegaskan pentingnya peran generasi muda di tingkat sekolah menengah dalam menjaga ekosistem perairan. "Anak-anak di SMP Negeri 2 Kaimana adalah calon penjaga utama ekosistem pesisir Kaimana di masa depan. Melalui edukasi 3R ini, kami ingin menanamkan pemahaman sejak dini bahwa langkah sederhana, seperti membawa botol minum sendiri dan memilah sampah, dapat memberikan dampak besar dalam melindungi laut dari ancaman mikroplastik." Ungkapnya.
Narasumber kegiatan selaku Ketua RENORPA, Octrofianus Nong Onci, menekankan bahwa aksi pembentukan karakter peduli lingkungan harus dimulai dari sekolah dan keluarga. "Laut Kaimana adalah sumber kehidupan masyarakat pesisir, tetapi ancaman sampah plastik semakin nyata jika kita tidak mulai bertindak. Edukasi lingkungan bukan sekadar memberikan pengetahuan, melainkan membangun karakter. Saya bangga melihat antusiasme siswa SMP Negeri 2 Kaimana dan berharap semangat menerapkan prinsip 3R dapat mereka bawa pulang untuk diterapkan bersama keluarga dan lingkungan sekitar," Tuturnya.
Dalam membuka kegiatan ini Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Kaimana, Asfia Puarada, S.Pd, menekankan pentingnya pembentukan karakter peduli lingkungan sejak usia sekolah sangat penting bagi anak-anak yang tumbuh di kawasan pesisir karena akan membentuk karakter sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian alam. "Kami mengapresiasi inisiatif Komunitas RENORPA yang menghadirkan edukasi mengenai 3R dan bahaya sampah plastik laut bagi anak-anak kami. Materi ini sangat relevan dengan kondisi lingkungan pesisir Kaimana. Menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini merupakan investasi penting agar para siswa tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga bertanggung jawab dalam menjaga kelestarian alam," Ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan pemutaran film dokumenter mengenai dampak sampah plastik terhadap ekosistem laut, edukasi penggunaan noken sebagai alternatif pengganti kantong plastik, serta pembagian tumbler kepada seluruh peserta. Pemberian tumbler diharapkan dapat mendorong kebiasaan mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai sekaligus menjadi pengingat bagi para siswa untuk menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Komunitas RENORPA menegaskan komitmennya untuk terus mendorong perubahan perilaku masyarakat melalui edukasi lingkungan sejak usia dini. Ke depan, RENORPA berharap gerakan ini dapat menjangkau lebih banyak sekolah di wilayah pesisir sehingga semakin banyak generasi muda yang berperan aktif dalam menjaga perairan Kaimana tetap bersih, sehat, dan bebas dari pencemaran sampah plastik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....