Basarnas Kaimana Imbau Nelayan Utamakan Keselamatan saat Melaut
- 29 Jul 2026 19:58 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana - Komandan Pos Basarnas Kaimana, Silas Wopari, mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan. Imbauan tersebut disampaikan menyusul ditemukannya nelayan Suhardin dalam kondisi meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang di perairan Kabupaten Kaimana, Papua Barat.
Silas mengatakan, keselamatan pelayaran harus menjadi perhatian utama setiap masyarakat yang beraktivitas di laut. Menurutnya, banyak kecelakaan laut dapat diminimalisasi apabila nelayan maupun pengguna transportasi laut mempersiapkan pelayaran dengan baik sebelum berangkat.
Ia mengingatkan agar setiap nelayan selalu memperhatikan kondisi cuaca dan prakiraan gelombang sebelum melaut. Selain itu, kecukupan bahan bakar perlu dipastikan agar perjalanan dapat dilakukan dengan aman tanpa mengalami kendala di tengah laut.
"Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Sebelum berlayar, pastikan kondisi cuaca memungkinkan, bahan bakar mencukupi, jangan melebihi kapasitas muatan, serta periksa kelayakan mesin tempel dan perlengkapan keselamatan yang dibawa," ujar Silas.
Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan alat keselamatan seperti pelampung dan memastikan sarana komunikasi berfungsi dengan baik. Langkah tersebut dinilai penting agar apabila terjadi keadaan darurat, korban dapat segera memberikan informasi kepada keluarga maupun petugas sehingga proses pencarian dapat dilakukan lebih cepat.
Silas menambahkan, ditemukannya korban menandai berakhirnya operasi Search and Rescue (SAR) yang dilakukan tim SAR gabungan selama tiga hari. Dengan tercapainya sasaran operasi, Basarnas akan mengusulkan penutupan operasi SAR dan seluruh unsur yang terlibat akan dikembalikan ke instansi masing-masing.
"Operasi SAR telah mencapai sasaran setelah korban berhasil ditemukan. Selanjutnya penanganan jenazah diserahkan kepada pihak yang berwenang dan keluarga untuk proses lebih lanjut," katanya.
Ia berharap peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat agar semakin meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut. Dengan disiplin menerapkan prosedur keselamatan, risiko kecelakaan laut diharapkan dapat ditekan sehingga aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan dapat berlangsung dengan aman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....