Korban Hilang di Laut Kaimana Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Diusulkan Ditutup
- 29 Jul 2026 19:59 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana - Operasi Search and Rescue (SAR) terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Kabupaten Kaimana, Papua Barat, diusulkan untuk ditutup setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bibir Pantai Bantemin, Rabu 29 Juli 2026. Korban diketahui bernama Suhardin yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga mengalami kecelakaan laut saat pergi memancing.
Komandan Pos Basarnas Kaimana, Silas Wopari, membenarkan bahwa jenazah yang ditemukan tanpa busana di kawasan Pantai Bantemin merupakan Suhardin. Kepastian identitas korban diperoleh setelah tim SAR gabungan bersama pihak keluarga melakukan proses pencocokan di lokasi penemuan.
Menurut Silas, korban diduga mengalami kecelakaan laut pada Sabtu 25 Juli 2026 ketika melaut untuk memancing di perairan Kaimana. Karena tidak kunjung kembali ke rumah, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas dan Polres Kaimana agar dilakukan upaya pencarian.
"Sejak korban dinyatakan hilang, keluarga telah melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas dan Polres Kaimana. Selama beberapa hari terakhir tim SAR gabungan melakukan pencarian. Hari ini kami menerima informasi adanya penemuan mayat di Pantai Bantemin Kaimana," ujar Silas.
Ia menjelaskan, penemuan jenazah terjadi saat operasi SAR memasuki hari ketiga. Sebelumnya, tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran selama dua hari di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi hilangnya korban. Pada Rabu pagi, tim kembali bersiap melanjutkan pencarian sebelum menerima laporan masyarakat mengenai penemuan sesosok mayat di Pantai Bantemin.
"Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi dan melakukan pencocokan identitas bersama keluarga. Keluarga memastikan bahwa korban adalah Suhardin, salah satunya berdasarkan jam tangan hitam yang masih melekat di tangan kiri korban. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR akan kami usulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat akan dikembalikan ke instansi masing-masing," katanya.
Silas menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah terlibat dalam operasi pencarian, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, relawan, hingga masyarakat yang turut memberikan informasi dan membantu proses pencarian sejak hari pertama.
Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi faktor penting dalam pelaksanaan operasi SAR sehingga korban akhirnya berhasil ditemukan, meskipun dalam kondisi meninggal dunia.
Atas nama Pos Basarnas Kaimana, Silas juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum Suhardin. Ia berharap keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....