SMP Negeri 2 Kaimana Bentuk Karakter Siswa Melalui MPLS

  • 16 Jul 2026 14:02 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kabupaten Kaimana memasuki hari kedua pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Selasa 14 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula SMP Negeri 2 Kaimana tersebut dilaksanakan berdasarkan petunjuk teknis (juknis) dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Kaimana sebagai bagian dari proses pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru.

Kepala SMP Negeri 2 Kaimana, Asfia Puarada, S.Pd., mengatakan MPLS tidak hanya bertujuan memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta etika peserta didik sejak memasuki jenjang pendidikan menengah pertama.

"Melalui MPLS ini kami memperkenalkan lingkungan sekolah, mulai dari ruang belajar, dewan guru, hingga budaya sekolah yang mengedepankan 5S, yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun. Budaya ini menjadi salah satu prioritas yang harus diterapkan oleh seluruh peserta didik," ujar Asfia di sela-sela kegiatan.

Menurut Asfia, pembentukan karakter menjadi perhatian utama sekolah di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Ia menilai penggunaan gawai yang tidak terkontrol dapat berdampak negatif terhadap perilaku anak apabila tidak diimbangi dengan pendidikan karakter yang kuat. Karena itu, sekolah memberikan pembinaan agar siswa mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, memiliki sikap disiplin, serta memahami norma dan aturan yang berlaku, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Selain pengenalan lingkungan sekolah, peserta MPLS juga mendapatkan materi mengenai Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur lebih cepat. Materi tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya membangun karakter dan kebiasaan positif sejak dini.

Asfia menjelaskan, seluruh rangkaian kegiatan merupakan bagian dari juknis pelaksanaan MPLS yang diawali dengan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berdasarkan sistem zonasi, termasuk menerima siswa dari wilayah Kampung Trikora dan Kampung Coa. Setelah proses penerimaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan masa orientasi untuk membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

Sementara itu, Ketua Panitia PPDB SMP Negeri 2 Kaimana, Wakainam, S.Pd., mengungkapkan jumlah peserta didik baru yang mendaftar pada tahun ajaran 2026/2027 sebanyak 180 orang. Namun, hingga hari kedua pelaksanaan MPLS, jumlah siswa yang mengikuti kegiatan tercatat sebanyak 163 orang.

"Dari 163 peserta tersebut, sebanyak 84 orang merupakan siswa laki-laki dan 79 orang siswa perempuan. Mereka berasal dari berbagai sekolah dasar, baik di wilayah Kota Kaimana maupun dari sejumlah kampung di Kabupaten Kaimana," jelas Wakainam.

Ia menambahkan, selain materi wajib dari Kementerian Pendidikan, sekolah juga memberikan pembekalan mengenai etika penggunaan telepon genggam dan sopan santun dalam bermedia sosial. Menurutnya, terdapat empat materi utama yang menjadi fokus selama MPLS, yakni Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pagi Ceria, sopan santun dalam bermedia sosial, serta budaya 5S. Adapun materi tambahan yang diberikan sekolah meliputi tata tertib, kegiatan kesiswaan, pembinaan karakter, hingga pengenalan berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

Di akhir kegiatan, Kepala SMP Negeri 2 Kaimana berharap seluruh peserta didik baru dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, mandiri, disiplin, serta memiliki semangat untuk terus belajar dan berinovasi selama menempuh pendidikan.

"Kami berharap anak-anak menjadi pribadi yang mandiri, sopan, taat kepada guru dan aturan sekolah, serta tidak melakukan perundungan terhadap sesama teman. Melalui MPLS ini kami ingin membentuk karakter peserta didik agar menjadi generasi yang lebih baik," harap Asfia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....