Dispertan Pastikan Daging Aman jelang Lebaran

  • 11 Mar 2026 21:49 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi melakukan pemeriksaan daging di sejumlah pasar tradisional menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan daging yang beredar di masyarakat aman dikonsumsi.

Salah satu lokasi pemeriksaan dilakukan di Pasar Blambangan, Banyuwangi, Rabu, 11 Maret 2026. Petugas memeriksa kondisi daging yang dijual pedagang sekaligus melakukan rapid test untuk memastikan kualitasnya.

Kepala Dispertan Banyuwangi, Danang Hartanto mengatakan pemeriksaan dilakukan guna memastikan daging yang beredar memenuhi standar aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

“Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan daging oplosan, gelonggongan, maupun yang mengandung bahan kimia berbahaya. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Danang, Rabu 11 Maret 2026.

Selain pemeriksaan di pasar, Dispertan juga memantau aktivitas pemotongan sapi di Rumah Potong Hewan (RPH). Pengawasan ini dilakukan karena konsumsi daging biasanya meningkat menjelang Lebaran.

Danang menyebut permintaan daging sapi saat ini mengalami kenaikan cukup signifikan dibanding hari biasa. Jika biasanya pemotongan sekitar 20 hingga 30 ekor sapi per hari, kini meningkat hingga sekitar 60 ekor.

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dispertan Banyuwangi, drh. Nanang Sugiharto mengatakan peningkatan konsumsi daging dipicu tingginya kebutuhan bahan baku makanan olahan, seperti pentol bakso menjelang Lebaran.

“Biasanya mendekati Lebaran konsumsi bisa naik hingga hampir 100 persen. Namun stok daging di Banyuwangi masih aman karena populasi sapi mencapai sekitar 100 ribu ekor,” ujar Nanang.

Selain daging sapi, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap daging ayam yang dijual pedagang di pasar. Hasilnya, daging ayam yang beredar juga dinyatakan aman dan layak dikonsumsi masyarakat.

Rekomendasi Berita