Tahun 2026, Program Wenak Sasar Warung Baru
- 24 Feb 2026 12:24 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali melanjutkan Program Warung Naik Kelas (Wenak). Setelah menyasar lebih dari 1559 warung, pada 2026 Wenwk menyasar pelaku usaha mikro baru di berbagai desa.
Program yang digagas Bupati Ipuk Fiestiandani tersebut difokuskan pada penguatan alat produksi, tambahan modal, serta legalitas usaha bagi warung rakyat, Senin, 23 Februari 2026. Pada penyaluran tahap awal 2026, bantuan diberikan salah satunya kepada Saimah (57), warga Dusun Alasmalang, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, yang merupakan pelaku usaha makanan ringan rumahan yang telah berjualan sekitar 2 tahun.
Saimah mengaku bantuan tersebut sangat membantu karena sebagian peralatan produksinya mulai rusak. Dengan dukungan alat baru, ia optimistis kapasitas produksi bisa meningkat.
“Alhamdulillah sangat membantu. Jadi saya bisa lebih fokus produksi tanpa khawatir alat rusak,” ujarnya.
Bupati Ipuk mengatakan, pada 2026 program Wenak tetap difokuskan pada keluarga kurang mampu yang memiliki usaha mikro produktif. Penerima diusulkan oleh desa atau kelurahan dan diverifikasi oleh dinas terkait agar tepat sasaran.
“Program ini kita lanjutkan di 2026 agar semakin banyak warung rakyat yang naik kelas. Bantuan ini bukan hanya alat, tapi penguatan usaha supaya lebih berkembang,” ujar Ipuk, Rabu 24 Februari 2026.
Setiap penerima mendapatkan bantuan modal usaha Rp1 juta yang dapat digunakan untuk memperbaiki atau menambah peralatan serta meningkatkan kapasitas produksi. Selain itu, pelaku usaha juga difasilitasi memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk memperkuat legalitas dan membuka akses pembinaan lanjutan.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi, Nanin Oktaviantie, menambahkan penerima Wenak 2026 berbeda dari tahun sebelumnya agar manfaatnya semakin merata. Program ini juga mendapat dukungan sejumlah perusahaan melalui penyaluran CSR.
Dengan keberlanjutan program di 2026, Pemkab Banyuwangi berharap warung rakyat semakin mandiri dan mampu memperkuat ekonomi keluarga di tingkat desa. Wenak menjadi bagian dari strategi penguatan UMKM agar tetap tumbuh di tengah tantangan ekonomi.