NTP Papua Naik 0,87 Persen pada Agustus 2026
- 03 Okt 2026 20:07 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Nilai Tukar Petani Papua pada Agustus 2026 mencapai 101,99 atau meningkat 0,87 persen. Angka tersebut naik dibandingkan NTP Papua pada Juli 2026 sebesar 101,11.
Pelaksana Tugas Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani mengatakan kenaikan NTP dipengaruhi dua faktor utama. Indeks harga yang diterima petani meningkat, sementara indeks harga yang dibayar petani mengalami penurunan.
“Pada Agustus 2026, NTP Papua mengalami peningkatan sebesar 0,87 persen,” katanya. “Dengan indeks sebesar 101,99.”
Indeks harga yang diterima petani meningkat 0,20 persen dari 122,12 menjadi 122,37. Kenaikan terjadi pada empat subsektor pertanian, yaitu tanaman pangan, hortikultura, perkebunan rakyat, dan peternakan.
Kenaikan terbesar terjadi pada subsektor hortikultura sebesar 0,79 persen. Sementara subsektor perikanan menjadi satu-satunya subsektor yang mengalami penurunan sebesar 0,75 persen.
Di sisi lain, indeks harga yang dibayar petani turun 0,66 persen menjadi 119,99. Penurunan tersebut terjadi pada seluruh subsektor dan terutama dipengaruhi penurunan konsumsi rumah tangga.
“Penurunan IKRT terutama berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau,” ujar Akhmad. “Kelompok tersebut turun sebesar 1,30 persen.”
Berdasarkan subsektor, NTP perkebunan rakyat meningkat 1,58 persen menjadi 101,40. NTP hortikultura naik 1,35 persen menjadi 97,35 dan peternakan naik 0,74 persen menjadi 104,66.
NTP tanaman pangan juga meningkat 0,62 persen menjadi 99,89. Sementara NTP subsektor perikanan turun 0,27 persen menjadi 108,25.
Penurunan NTP perikanan terdiri atas penurunan Nilai Tukar Nelayan sebesar 0,22 persen. Nilai Tukar Pembudidaya Ikan juga turun sebesar 1,02 persen.
Selain NTP, BPS mencatat Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian Papua meningkat 0,10 persen. NTUP Papua naik dari 104,77 menjadi 104,88 pada Agustus 2026.
Secara nasional, NTP Agustus 2026 tercatat 129,19 atau meningkat 1,05 persen. Dari 38 provinsi, sebanyak 33 provinsi mengalami kenaikan NTP.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....