BPBD Papua Perkuat Manajemen Gudang Logistik untuk Hadapi Bencana
- 29 Sep 2026 09:17 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua memperkuat kemampuan pengelolaan logistik penanggulangan bencana melalui pelatihan manajemen pergudangan penanggulangan bencana, yang digelar di Kota Jayapura selama tiga hari, 28 September - 30 September 2026.
Kepala BPBD Provinsi Papua, Robert L.N Awi, mengatakan pelatihan tersebut penting untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada petugas mengenai tata kelola barang yang disimpan di gudang logistik kebencanaan.
Menurutnya, barang-barang yang berada di gudang harus dapat disimpan dan dirawat dengan baik sehingga tetap siap digunakan ketika dibutuhkan dalam penanganan bencana.
“Maksudnya untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman bagaimana pengelolaan barang-barang yang ada di dalam gudang itu mampu disimpan, dirawat dan sekaligus siap digunakan," kata Robert.
Ia mengatakan pengelolaan pergudangan menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapsiagaan menghadapi berbagai ancaman bencana.
Kemampuan petugas dalam mengelola logistik juga dibutuhkan agar bantuan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal ketika terjadi kondisi tanggap darurat.
Secara teknis, Kepala Bidang Logistik dan Sarana Prasarana BPBD Papua, Supanto, menjelaskan pengelolaan logistik mencakup seluruh tahapan, mulai dari penerimaan barang, pemeriksaan, penyimpanan, hingga pendistribusian dan pelaporan.

"Kita latih bagaimana mereka menerima barang, memeriksa barang, menyimpan barang sampai pada proses pendistribusian serta pelaporannya disesuaikan dengan ketentuan yang ada," ujarnya.
Supanto menambahkan, penataan tersebut menjadi semakin penting saat terjadi bencana karena bantuan dari berbagai pihak biasanya berdatangan dalam jumlah besar.
Administrasi dan pengelolaan bantuan yang tertib diperlukan agar bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat terdampak secara tepat.
“Apabila terjadi bencana dalam kondisi tanggap darurat, banyak bantuan yang masuk. Tetapi administrasi dan bantuan-bantuan itu terkadang masih banyak kesalahan di lapangan," ujar Supanto.
Kondisi lain yang menjadi perhatian BPBD adalah belum semua BPBD di daerah memiliki gudang penanggulangan bencana sendiri. Sebagian masih menggunakan tempat lain untuk menyimpan logistik.
Supanto berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan tersebut karena keberadaan gudang menjadi salah satu bagian penting dalam kesiapan pelayanan kepada masyarakat saat bencana terjadi.
" Masih banyak yang belum memiliki gudang penanggulangan bencana. Masih banyak yang istilahnya numpang-numpang untuk menyimpan barangnya. Saya berharap pemerintah daerah bisa memikirkan masing-masing BPBD untuk memiliki gudang sendiri," ucap dia.
Kepala BPBD Papua Robert L.N Awi menegaskan, peningkatan pengetahuan dan kemampuan petugas melalui pelatihan diharapkan dapat mendukung pengelolaan logistik yang lebih baik di daerah.
Dengan demikian, logistik penanggulangan bencana dapat disimpan, dirawat dan disiapkan sesuai kebutuhan ketika terjadi bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....