Delapan Korban LCT Cahaya Permata Hati Dievakuasi Selamat

  • 29 Sep 2026 08:38 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Timika – Delapan korban kapal LCT Cahaya Permata Hati berhasil dievakuasi selamat dari perairan Puriri, Timika. Tim SAR gabungan mengevakuasi seluruh korban ke Pelabuhan Rakyat Poumako pada Selasa, 29 September 2026.

Kapal tersebut sebelumnya dilaporkan mengalami kebocoran dan tenggelam sekitar pukul 15.18 WIT, Senin, 28 September 2026. Kapal bermuatan pasir itu bertolak dari Pelabuhan Rakyat Poumako menuju Pelabuhan Asmat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, mengatakan seluruh korban ditemukan Senin malam. Tim SAR menemukan mereka sekitar pukul 23.00 WIT di atas kapal yang telah tenggelam sekitar 80 persen.

“Delapan korban berhasil dievakuasi dengan selamat,” kata Suyatna. “Tim SAR gabungan membawa mereka menggunakan LCT Tri Anugerah Maritim 605 ke Pelabuhan Rakyat Poumako.”

Saat ditemukan, seluruh korban berada di atas anjungan kapal. Mereka juga telah menggunakan jaket pelampung ketika tim SAR menemukan lokasi tersebut.

Tim SAR kemudian memindahkan seluruh korban ke LCT Tri Anugerah Maritim 605. Mereka dibawa ke Pelabuhan Rakyat Poumako untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Suyatna mengatakan proses evakuasi selesai setelah seluruh korban berhasil ditemukan dan dibawa ke tempat aman. Operasi SAR kemudian diusulkan ditutup dan seluruh potensi SAR dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Sebelumnya, kapal tersebut berlayar dari Poumako pada Senin pagi sekitar pukul 06.00 WIT. Kebocoran terjadi ketika kapal berada di sekitar perairan Puriri hingga akhirnya mengalami tenggelam.

Kedelapan korban terdiri dari Melianus selaku nakhoda, serta Firwansyah, Ridwan, Muhamad Adil, Hamsir, Khaidir Aswar, Firman P. Hutagaol, dan Muhamad Syarif Hamzah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....