Penanganan Korban Dugaan Insiden MBG di Jayapura Jadi Prioritas

  • 05 Agt 2026 08:05 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Kapolres Jayapura meninjau penanganan korban dugaan insiden Makan Bergizi Gratis di Depapre. Polisi memastikan fokus utama saat ini adalah menyelamatkan korban.

Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius VDP Helan, meninjau Puskesmas Depapre dan Rumah Sakit Youwari pada Selasa, 4 Agustus 2026 malam. Peninjauan dilakukan bersama unsur pemerintah, TNI, Polri, dan tenaga kesehatan.

“Sampai saat ini kami belum bisa menyatakan bahwa ini merupakan kasus keracunan,” kata Dionisius. “Fokus kami saat ini adalah penyelamatan korban.”

Menurut Dionisius, jumlah warga yang datang ke fasilitas kesehatan terus bertambah hingga pukul 23.30 WIT. Namun, penyebab kejadian masih menunggu hasil kajian dan analisis.

Kapolres mengatakan pemerintah daerah mengerahkan seluruh sumber daya untuk menangani para korban. Rumah Sakit Youwari menjadi pusat rujukan dengan dukungan sejumlah puskesmas di sekitar Sentani. “Semua bekerja sama untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan pertolongan segera mendapatkan penanganan,” ujarnya.

Dionisius mengatakan korban umumnya mengeluhkan mual, pusing, dan gangguan kesehatan lainnya. Pendataan korban masih berlangsung karena pasien terus berdatangan.

Kapolres juga mengapresiasi masyarakat yang membantu proses evakuasi korban. Ia memastikan situasi keamanan tetap kondusif selama penanganan berlangsung. “Saat ini kami tidak memikirkan hal lain selain menyelamatkan nyawa manusia,” kata Dionisius.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, mengatakan penanganan dilakukan melalui sistem triase. Delapan puskesmas di sekitar Sentani diaktifkan untuk mempercepat pelayanan.

"Seluruh layanan Unit Gawat Darurat dioptimalkan untuk menangani pasien," ujar Anton. "Dinas Kesehatan juga berkoordinasi dengan RS Youwari, RS Dian Harapan, dan rumah sakit Kementerian Kesehatan".

Hingga berita ini diturunkan, penanganan korban masih berlangsung. Pemerintah belum menyampaikan penyebab pasti kejadian karena masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....