Bedah Rumah Papua Baru 1.105 dari Target 5.133 Unit

  • 29 Sep 2026 05:42 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman mempercepat program bedah rumah di Papua tahun 2026. Dari target 5.133 unit, realisasi fisik saat ini baru mencapai 1.105 unit.

Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Kementerian PKP, Anggoro Putro mengatakan target tersebut meningkat signifikan dibandingkan 2025. Tahun lalu, program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya hanya menyasar 851 unit rumah.

Anggoro mengatakan percepatan menghadapi kendala akses menuju lokasi penerima bantuan. “Kami masih menghadapi berbagai tantangan, seperti aksesibilitas dan penyediaan material,” ujar Anggoro, Senin, 28 September 2026.

Kendala tersebut terutama terjadi di wilayah pedalaman Papua yang sulit dijangkau. “Untuk mencapai lokasi, dibutuhkan biaya yang cukup besar,” kata Anggoro.

Kementerian PKP menggandeng pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk mempercepat pelaksanaan program. Bank Papua juga dilibatkan dalam memfasilitasi rekening bagi penerima manfaat baru.

Kementerian PKP turut merekrut tenaga pendamping masyarakat secara simultan dalam jumlah besar. Lulusan perguruan tinggi juga dilibatkan untuk memperkuat pendampingan penerima bantuan di lapangan.

Anggoro menargetkan seluruh pekerjaan BSPS di Papua dapat diselesaikan pada 31 Desember 2026. Percepatan dilakukan melalui sinergi Kementerian PKP, pemerintah daerah, serta satuan kerja terkait.

Penerima manfaat yang tidak lolos verifikasi akan digantikan melalui daftar tunggu. Bantuan tersebut dialokasikan sebesar Rp25 juta untuk setiap penerima manfaat yang memenuhi persyaratan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....