PT Irian Bhakti Papua Diminta Optimalkan Aset Jadi Sumber Keuntungan
- 21 Sep 2026 06:17 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri meminta PT Irian Bhakti Papua mengoptimalkan aset perusahaan untuk menciptakan sumber keuntungan baru. Ia juga menetapkan lima agenda untuk memperkuat kinerja perusahaan daerah periode 2026–2031.
Fakhiri menyampaikan arahan tersebut saat melantik Dewan Komisaris dan Direksi PT Irian Bhakti Papua. Pelantikan berlangsung di Gedung Negara Dok V Jayapura, Kota Jayapura, Sabtu, 19 September 2026.
Fakhiri mengatakan pengurus baru tidak hanya menerima jabatan struktural. Mereka juga mendapat tanggung jawab mengelola aset dan kepercayaan Pemerintah Provinsi Papua.
Menurut Fakhiri, pengelolaan perusahaan harus diawali dengan penguatan tata kelola. Prinsip tata kelola perusahaan yang baik harus diterapkan secara transparan, akuntabel, profesional, dan berintegritas.
Agenda berikutnya ialah mengoptimalkan aset dan jaringan PT Irian Bhakti Papua yang tersebar di berbagai wilayah. Fakhiri meminta aset perusahaan tidak hanya menjadi warisan, tetapi dimanfaatkan untuk menghasilkan keuntungan.
Agenda ketiga diarahkan pada penguatan peran perusahaan sebagai penggerak perekonomian daerah. Perusahaan diminta memperkuat sektor unggulan Papua, distribusi kebutuhan pokok hingga kampung, dan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah.
Fakhiri juga meminta perusahaan berani melakukan diversifikasi usaha dan membangun kemitraan strategis. Pemanfaatan teknologi didorong dengan tetap memperhitungkan risiko dan dilakukan secara terukur.
Agenda kelima berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia Papua. Perusahaan diminta membuka ruang bagi orang asli Papua dan tenaga kerja lokal melalui pelatihan, magang, peningkatan kapasitas, serta jenjang karier. “Jadikan PT Irian Bhakti Papua sebagai perusahaan daerah yang sehat, profesional, inovatif, dan semakin memberikan manfaat bagi tanah Papua,” kata Fakhiri.
Pengurus PT Irian Bhakti Papua periode 2026–2031 dipimpin Elia Loupatty sebagai Direktur Utama. Struktur lainnya terdiri atas Ade Yamin sebagai Komisaris Utama, Yarius Balingga dan Kabarek Diedrik sebagai Komisaris.
Jajaran direksi lainnya yakni Rusli Rahman sebagai Direktur Keuangan, Ricard Willem Rihulay sebagai Direktur Niaga, serta Benyamin Gurik sebagai Direktur Umum dan SDM.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....