Penggunaan BBM Bersubsidi Meningkat, Hiswana Migas Minta Konsumen Bijak
- 15 Sep 2026 14:11 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Penggunaan BBM bersubsidi di wilayah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom mengalami peningkatan seiring kenaikan harga BBM nonsubsidi.
Ketua Hiswana Migas Papua dan Maluku, Ledryk Lekenila mengatakan, pergeseran konsumsi terlihat dari menurunnya penggunaan BBM nonsubsidi dan meningkatnya permintaan terhadap BBM bersubsidi.
"Kalau kebutuhan untuk BBM non-subsidi, penggunanya kalau lihat dari data menurun. Tetapi penggunaan subsidi meningkat. Jadi non-subsidi menurun, subsidi meningkat. Berarti ada indikasi bahwa yang dari non-subsidi berpindah ke subsidi," kata Ledryk Lakenila, Selasa (15/09/2026).
Ia menjelaskan, disparitas harga antara BBM bersubsidi dan nonsubsidi cukup besar. Kondisi tersebut mendorong sebagian pengguna Pertamax beralih menggunakan Pertalite.
"Contoh, harga Pertalite itu Rp10.000, sementara harga Pertamax itu Rp16.200 atau sekian. Nah, harga Solar Rp6.800, sedangkan Dexlite itu Rp24.000 sekian kalau tidak salah. Jadi memang disparitas harganya cukup signifikan," ujarnya.

Menurut Ledryk, kondisi tersebut turut meningkatkan antrean di SPBU, terutama untuk pengisian Solar bersubsidi. Meski demikian, alokasi BBM yang diberikan kepada SPBU hingga saat ini masih dapat ditambah sesuai kebutuhan.
"Sepanjang ini SPBU sendiri selalu meminta kuota tambah kepada Pertamina. Sekarang ini kelihatannya SPBU mau minta tambah sedikit pun dikasih. Jadi tidak ada dampak soal alokasi. Alokasi masih tetap diberikan," jelasnya.
Ledryk mengingatkan, peningkatan konsumsi harus diimbangi dengan penggunaan BBM secara bijak. Hal itu penting agar pasokan tetap mencukupi hingga akhir tahun.
"Kita tidak tahu nanti di akhir tahun seperti apa. Kalau secara nasional nantinya terganggu, berarti secara kedaerahan juga pasti terganggu. Harapan besarnya memang penggunaan BBM harus betul-betul dengan bijak supaya di akhir tahun masih mencukupi," katanya.
Ia menambahkan, peningkatan kebutuhan Solar juga dipengaruhi meningkatnya aktivitas pembangunan, proyek, distribusi sembako, dan operasional kendaraan angkutan menjelang akhir tahun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....