Gubernur Papua Dorong Beras Senggi Gunakan Identitas Lokal
- 08 Sep 2026 06:28 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Keerom - Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong beras hasil cetak sawah rakyat di Senggi menggunakan identitas lokal. Ia meminta nama kampung atau bahasa adat setempat digunakan sebagai identitas produk.
Fakhiri menyampaikan hal tersebut saat penanaman padi perdana program cetak sawah rakyat di Senggi, Senin, 7 September 2026. Menurutnya, identitas lokal dapat menjadi kebanggaan sekaligus mendorong semangat masyarakat mengembangkan pertanian. “Beras yang dihasilkan nanti harus mempunyai nama kampung atau nama dalam bahasa adat setempat,” ujar Fakhiri.
Ia berharap beras Senggi tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. Produk tersebut juga diharapkan berkembang menjadi produk unggulan dari wilayah Senggi.
Fakhiri menilai Senggi memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan agrobisnis. Letak wilayah tersebut juga dinilai strategis sebagai jalur penghubung menuju kawasan pegunungan Papua.
Selain padi, Fakhiri mendorong masyarakat mengembangkan jagung dan tanaman hortikultura. Diversifikasi komoditas tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan dan membantu menekan inflasi.
Pemerintah Provinsi Papua akan memberikan perhatian terhadap pembangunan sektor pertanian di Senggi. Fakhiri berharap masyarakat adat menjadi pelaku utama dalam pengelolaan lahan pertanian.
“Tanah dan sawah ini milik masyarakat,” katanya. “Karena itu masyarakat harus menjadi pengelolanya.”
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....