Universitas Cenderawasih Kukuhkan 1.499 Lulusan, Dorong Pengembangan SDM Papua

  • 20 Agt 2026 22:20 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Universitas Cenderawasih mengukuhkan sebanyak 1.499 lulusan pada Wisuda Periode III Tahun 2026, Kamis (20/8/2026). Wisuda yang berlangsung di Auditorium Uncen tersebut mencakup lulusan Program Doktor, Magister, Sarjana, dan Diploma.

Ribuan lulusan tersebut berasal dari sembilan fakultas dan Program Pascasarjana, terdiri atas 12 lulusan Program Doktor (S3), 209 lulusan Program Magister (S2), 1.252 lulusan Program Sarjana (S1), serta 26 lulusan Program Diploma Tiga (D3).

Wakil Rektor I Bidang Akademik Uncen, Dr. Dirk Runtuboy, mewakili Rektor Uncen mengatakan, jumlah lulusan tersebut merupakan hasil dari proses akademik yang telah dijalankan hingga semester genap Tahun Akademik 2025/2026.

Ia menegaskan, proses pendidikan di Uncen tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan lulusan secara kuantitas, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia yang mampu berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan Tanah Papua.

“Momentum wisuda bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab baru di tengah masyarakat. Saudara adalah representasi kualitas Universitas Cenderawasih. Integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian harus menjadi identitas dalam setiap langkah ke depan,” kata Dr. Dirk Runtuboy.

Menurutnya, pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu komitmen utama Uncen. Hal tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan dosen, penguatan riset, serta penyediaan infrastruktur pendidikan.

Dari sisi akademik, Uncen terus melakukan pengembangan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) yang menitikberatkan pada capaian pembelajaran lulusan. Upaya tersebut turut mendorong peningkatan mutu program studi.

Dirk Runtuboy menyebut, pada 2024 terdapat empat program studi yang memperoleh akreditasi unggul. Kemudian pada 2025 bertambah lima program studi, dan pada 2026 sejauh ini terdapat empat program studi yang kembali meraih akreditasi unggul. Dengan demikian, saat ini terdapat 13 program studi di Uncen yang telah berstatus unggul.

Universitas Cenderawasih menggelar Wisuda Periode III Tahun 2026, untuk lulusan Program Doktor, Magister, Sarjana, dan Diploma, di Auditorium Uncen (Foto: Arull)

“Akreditasi bukan menjadi tujuan akhir, melainkan bagian dari upaya membangun budaya mutu di lingkungan Universitas Cenderawasih. Yang paling penting bagaimana kita membangun culture atau budaya mutu di Universitas Cenderawasih,” ujarnya.

Ditambahkan, pengembangan SDM juga dilakukan melalui peningkatan kapasitas tenaga pendidik. Saat ini Uncen telah memiliki 39 profesor yang diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, khususnya pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Uncen juga memperkenalkan lima dosen yang baru menyelesaikan pendidikan doktoral dan kembali untuk melanjutkan pengabdian di kampus.

Mereka adalah Dr. Anthonius Ho Citra Wijaya dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang menyelesaikan Program Doktor Akuntansi di Universitas Gadjah Mada dengan predikat sangat memuaskan; Dr. Ramasoyan Arung Lamba dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang menyelesaikan Program Doktor Akuntansi di Universitas Airlangga dengan IPK 3,70 dan predikat sangat memuaskan.

Selanjutnya, Dr. Erik Christian Wayangkau dari Fakultas Kesehatan Masyarakat yang menyelesaikan Program Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat di Universitas Diponegoro dengan masa studi tiga tahun delapan bulan, IPK 3,92, dan predikat cum laude.

Kemudian Dr. Pahala Tua Hutajulu dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang menyelesaikan Program Doktor Ilmu Pendidikan Jasmani di Universitas Negeri Jakarta dengan masa studi tiga tahun lima bulan, IPK 3,91, dan predikat cum laude. Serta Dr. Felix Reba dari Fakultas MIPA yang menyelesaikan Program Doktor Ilmu Matematika bidang komputasi di Universitas Airlangga dengan masa studi dua tahun sembilan bulan, IPK 3,96, dan predikat cum laude.

“Kehadiran para doktor baru ini adalah bukti nyata komitmen Universitas Cenderawasih dalam meningkatkan kualitas dosen dan memperkuat kapasitas tridharma perguruan tinggi. Kita percaya bahwa investasi pada sumber daya manusia adalah investasi masa depan Universitas Cenderawasih dan Tanah Papua,” tegas Dirk Runtuboy.

Sementara itu, Ketua Senat Universitas Cenderawasih, Prof. Agustinus Fatem, mengatakan 1.499 lulusan yang dikukuhkan merupakan bagian dari hasil seluruh proses akademik yang telah dijalankan Uncen hingga semester genap 2025/2026.

Ia menyebut Uncen juga memberikan penghargaan kepada lulusan dengan prestasi akademik terbaik sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan prestasi.

“Ini merupakan tradisi yang dilakukan di Uncen untuk memberikan penghargaan dan tentu saja dalam rangka memotivasi adik-adik mahasiswa yang lain supaya mereka juga bisa memiliki prestasi yang baik,” ujar Prof. Agustinus Fatem.

Ketua Senat Universitas Cenderawasih, Prof. Agustinus Fatem (Foto: Arull)

Menurut Prof. Agustinus Fatem, ilmu dan keterampilan yang diperoleh mahasiswa selama menjalani pendidikan di Uncen harus menjadi bekal untuk menghadapi kehidupan dan dunia kerja di tengah masyarakat.

Ia mengatakan, setelah menyelesaikan pendidikan tinggi, para lulusan akan menghadapi proses pembelajaran yang sesungguhnya karena ilmu yang diperoleh di kampus akan diterapkan sekaligus diuji melalui pengabdian dan kontribusi mereka di masyarakat.

“Semua ilmu yang didapat di Universitas Cenderawasih itu menjadi bekal bagi mereka untuk mengarungi kehidupan, proses pembelajaran yang sebenarnya di masyarakat,” tegasnya.

Prof. Agustinus Fatem berharap, para lulusan dapat menjadi kebanggaan almamater sekaligus agen pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan para lulusan untuk menjaga integritas dan nama baik Universitas Cenderawasih dalam menjalankan profesi masing-masing.

“Ketika dia melakukan prestasi, orang memang jarang menanyakan lulusan dari mana. Tetapi ketika dia melakukan pelanggaran normatif atau integritasnya teruji, orang selalu bertanya, ‘Oh, lulusan Uncen kok kayak begitu?’,” ujarnya.

Karena itu, ia meminta seluruh lulusan menjaga integritas diri, profesionalisme, dan nama baik almamater, apapun profesi yang mereka jalani setelah menyelesaikan pendidikan.

Wisuda Periode III Tahun 2026 sekaligus menjadi momentum bagi Uncen untuk menegaskan perannya dalam mencetak sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, berdaya saing, serta memiliki kepedulian terhadap pembangunan masyarakat dan Tanah Papua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....