Pemprov Papua Buka 1.000 Kuota Beasiswa Mace

  • 10 Jul 2026 12:47 WIB
  •  Jayapura
Poin Utama
  • Pemerintah Provinsi Papua membuka 1.000 kuota Beasiswa Mace untuk mahasiswa jenjang S1 dan S2 dengan seleksi daring tanpa mekanisme penunjukan langsung.
  • Penilaian beasiswa didasarkan pada prestasi akademik dan kondisi ekonomi keluarga melalui sistem online yang memberikan kesempatan sama untuk semua mahasiswa.
  • Program beasiswa juga mencakup beasiswa dokter spesialis sesuai kebutuhan rumah sakit Papua dan beasiswa S3 untuk dosen perguruan tinggi swasta asli Papua guna meningkatkan kualitas tenaga pengajar.
  • Dinas Pendidikan juga menyiapkan bantuan penyelesaian studi bagi mahasiswa semester akhir dengan verifikasi melalui Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi Papua membuka 1.000 kuota Beasiswa Mace (Mahasiswa Cerdas) bagi mahasiswa jenjang S1 dan S2. Seleksi dilakukan secara daring dengan mempertimbangkan prestasi akademik dan kondisi ekonomi keluarga.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Marthen Medlama mengatakan seluruh peserta mengikuti proses seleksi secara terbuka. Menurutnya, tidak ada mekanisme penunjukan langsung dalam penerimaan beasiswa tersebut.

“Yang dinilai adalah prestasi akademik dan kondisi ekonomi keluarga. Semua dilakukan melalui sistem online sehingga setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama,” kata Marthen di Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026.

Selain beasiswa S1 dan S2, Pemerintah Provinsi Papua juga menyediakan beasiswa pendidikan dokter spesialis dan program doktor (S3) bagi dosen perguruan tinggi swasta asli Papua.

Marthen mengatakan beasiswa dokter spesialis diprioritaskan pada bidang yang dibutuhkan rumah sakit di Papua sesuai usulan Dinas Kesehatan. Langkah tersebut diharapkan membantu memenuhi kebutuhan tenaga dokter spesialis di daerah.

Sementara itu, beasiswa S3 diberikan kepada dosen perguruan tinggi swasta asli Papua untuk meningkatkan kualitas tenaga pengajar. Pemerintah juga akan membagi kuota beasiswa ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Papua agar manfaat program dapat dirasakan lebih merata.

Selain itu, Dinas Pendidikan menyiapkan bantuan penyelesaian studi bagi mahasiswa semester akhir. Verifikasi penerima dilakukan melalui Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) agar penyaluran bantuan tepat sasaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....