Pemprov Papua Terapkan Tiga Pendekatan Perencanaan Pendidikan
- 27 Jul 2026 16:19 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua menerapkan tiga pendekatan dalam menyusun program pendidikan bagi anak. Pendekatan itu dilakukan agar kebijakan menjawab kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan nasional.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, mengatakan perencanaan pendidikan tidak hanya bersumber dari usulan daerah. Pemerintah juga memadukan kebijakan nasional dan hasil pengamatan langsung di lapangan.
“Kita biasa melakukan tiga hal dalam sistem perencanaan,” kata Christian, Senin, 27 Juli 2026. “Pertama bottom-up, kemudian top-down, dan perencanaan teknokratik.”
Menurut Christian, pendekatan bottom-up berangkat dari persoalan yang dihadapi masyarakat. Pemerintah menggunakan data statistik untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan pendidikan di setiap daerah.
“Kita lihat ada sekolah yang rusak, air belum tersedia, atau anak-anak masih buta huruf,” ujarnya. “Itu semua menjadi dasar penyusunan program.”
Sementara itu, pendekatan top-down dilakukan melalui kebijakan pemerintah pusat. Program nasional diterapkan berdasarkan persoalan yang dihadapi masyarakat secara luas.
“Ketika pemerintah membuat program Makan Bergizi Gratis, itu namanya top-down planning,” katanya. “Begitu juga program penanganan stunting.”
Christian menjelaskan pendekatan teknokratik dilakukan melalui pengamatan langsung di lapangan. Temuan tersebut kemudian menjadi dasar penyusunan prioritas pembangunan daerah.
“Waktu kita turun, tiba-tiba lihat sekolah rusak, berarti PUPR diperlukan di sana,” ucapnya. “Kalau air tidak jalan di sekolah, itu juga langsung menjadi perhatian.”
Ia mengatakan berbagai kebutuhan daerah dibahas melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Pemerintah provinsi kemudian memfasilitasi penyelesaian persoalan bersama pemerintah kabupaten dan kota.
“Kami fasilitasi dalam Musrenbang,” ujarnya. “Masalah yang ditemukan di daerah langsung kami sampaikan kepada kepala daerah terkait.”
Christian menegaskan seluruh pendekatan tersebut bertujuan menyelesaikan persoalan pendidikan anak secara bertahap. Program yang disusun akan disesuaikan dengan skala prioritas dan kebutuhan masing-masing daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....