UNICEF dan Pemda Perkuat Layanan Gizi Terpadu di Sekolah Champion Papua

  • 07 Jul 2026 12:37 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - UNICEF bersama pemerintah daerah menggelar Workshop dan Pelatihan Penguatan Layanan Gizi Terpadu di Sekolah Champion Kabupaten dan Kota Jayapura, yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Jayapura, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan yang didukung China International Development Cooperation Agency (CIDCA) ini, bertujuan memperkuat implementasi layanan gizi di lingkungan sekolah melalui kolaborasi antara sektor pendidikan dan kesehatan.

Dalam keterangannya Nutrition Officer UNICEF Tanah Papua, Dwi Kristanto menjelaskan, pelatihan ini diikuti oleh guru jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA dari sekolah-sekolah terpilih di Kota dan Kabupaten Jayapura. Setiap sekolah mengirimkan dua perwakilan, yakni wakil kepala sekolah dan penanggung jawab Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Materi disampaikan oleh UNICEF bersama tim dari Kementerian Kesehatan yang membidangi UKS, gizi, dan kesehatan anak.

Ditambahkan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem layanan gizi yang terintegrasi di sekolah.

“Kami ingin memastikan sekolah memahami layanan gizi terpadu, memperkuat koordinasi dengan puskesmas, serta menyusun pedoman penanganan masalah gizi anak usia sekolah,” kata Dwi Kristanto

Menurut Dwi, pelatihan ini juga menjadi kelanjutan dari berbagai program yang telah didukung UNICEF bersama CIDCA, mulai dari implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), edukasi gizi, hingga penguatan peran UKS sebagai bagian dari konsep Sekolah Sehat.

Layanan gizi di sekolah tidak hanya berfokus pada pemberian makanan bergizi, tetapi juga memastikan pelayanan kesehatan dan pemantauan gizi dapat berjalan secara berkesinambungan.

“Saat ini, pendampingan masih difokuskan di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura karena kedua daerah tersebut dinilai telah memiliki kesiapan dari sisi kebijakan, tata kelola, dan sumber daya manusia. Model yang dikembangkan diharapkan dapat diterapkan di daerah lain di Papua, seperti Mamberamo Raya, Supiori, Waropen, dan Biak Numfor,” tegas Dwi.

Sementara itu, salah seorang peserta, Rini Setiawati Langer, guru SD Negeri Inpres Sereh, Kabupaten Jayapura, mengapresiasi pelatihan tersebut. Menurutnya, edukasi gizi yang diberikan kepada guru akan semakin memperkuat pembelajaran di sekolah.

Rini mengungkapkan, sekolahnya saat ini telah melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis bagi 319 siswa dari kelas I hingga VI. Selain itu, sekolah juga bekerja sama dengan puskesmas dalam pemantauan kesehatan siswa melalui penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, hingga pemberian obat cacing secara berkala.

“Anak-anak sudah belajar tentang gizi seimbang sehingga mereka mulai memahami makanan yang baik untuk dikonsumsi," ungkap Rini.

Rini berharap, pembinaan serupa terus dilakukan agar semakin banyak sekolah memperoleh pendampingan dalam mewujudkan lingkungan belajar yang sehat.

Melalui workshop ini, diharapkan sinergi antara sekolah dan fasilitas layanan kesehatan semakin kuat sehingga layanan gizi terpadu dapat diterapkan secara berkelanjutan dan mendukung peningkatan kualitas kesehatan anak-anak di Papua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....