Guru di Pesisir Pomako Dorong Pendidikan dan Dukung Pendekatan Humanis di Papua
- 26 Apr 2026 20:48 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Selama 12 tahun mengabdi di kawasan pesisir Pomako, Timika, Sofyan Hadi menunjukkan dedikasi konsisten sebagai pendidik sekaligus penggerak perubahan sosial di wilayah dengan keterbatasan akses layanan dasar.
Sebagai Kepala SD Negeri Pomako 1, Sofyan tidak hanya menjalankan tugas mengajar, tetapi juga aktif membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan sebagai fondasi masa depan. Di tengah keterbatasan sarana dan prasarana, ia tetap melaksanakan proses belajar mengajar secara berkelanjutan.
Sofyan juga menjalin komunikasi intensif dengan orang tua dan lingkungan sekitar untuk mendorong partisipasi pendidikan serta membentuk pola pikir generasi muda di kawasan pesisir. Perannya berkembang menjadi figur sentral yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga mendorong perubahan sosial di tengah masyarakat.
Menurut Sofyan, pendidikan merupakan kunci utama dalam membuka akses masa depan, terutama bagi anak-anak di wilayah pinggiran yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan. Kehadirannya di Pomako dinilai menjadi bukti bahwa peran guru sangat strategis dalam pembangunan sumber daya manusia, termasuk di daerah terpencil.
Selain itu, Sofyan turut mengapresiasi upaya menjaga stabilitas keamanan di Papua melalui pendekatan yang humanis. Ia menilai pelaksanaan Operasi Damai Cartenz 2026 telah menunjukkan keseimbangan antara penegakan hukum dan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
“Sebagai tenaga pendidik, saya mengapresiasi pelaksanaan Operasi Damai Cartenz 2026 yang mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Hal ini terlihat dari berbagai kegiatan seperti kunjungan sosial, patroli rutin di wilayah rawan, serta pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya, Minggu (26/04/2026).
Ia menambahkan, pendekatan tersebut menunjukkan bahwa kehadiran aparat tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga membangun kedekatan dan kepercayaan dengan masyarakat.
Sofyan juga menyatakan dukungannya terhadap upaya menjaga kondusifitas wilayah Papua yang dilakukan secara profesional dan terukur, termasuk melalui patroli dialogis dan komunikasi yang baik dengan masyarakat.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan damai, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Mari kita bergandengan tangan untuk terus membangun dan memajukan pendidikan di Papua, khususnya bagi generasi muda di Timika, demi masa depan yang lebih baik,” katanya.
Pengabdian Sofyan Hadi di pesisir Pomako mencerminkan bahwa pembangunan Papua tidak hanya bertumpu pada aspek keamanan, tetapi juga pada penguatan sektor pendidikan sebagai fondasi utama dalam menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....