NPCI Papua Dihadapkan pada Berbagai Kendala, Pengurus Audiensi dengan Gubernur
- 07 Apr 2026 14:15 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Ketua NPCI (National Paralympic Committe Indonesia) Provinsi Papua, Jaya Kusuma melakukan audiensi bersama Gubernur Papua. Audiensi tersebut melibatkan pengurus dan atlet berprestasi tingkat internasional, terkait berbagai kendala organisasi.
Menurut Jaya Kusuma, persoalan utama adalah belum terbentuknya kepengurusan di sejumlah daerah serta keterbatasan anggaran pembinaan atlet disabilitas. Kondisi ini sangat mempengaruhi program latihan pembinaan, serta pengembangan potensi atlet disabilitas di berbagai wilayah Papua.
"Persoalan mendasar yang kami hadapi saat ini, karena belum terbentuknya kepengurusan di sejumlah daerah. Termasuk keterbatasan anggaran," ujarnya, Selasa (7 April 2026).
Ia menjelaskan, daerah seperti Sarmi, Mamberamo Raya, dan Supiori, membutuhkan dukungan pemerintah provinsi agar pembentukan kepengurusan NPCI terealisasi. Meski menghadapi kesulitan, atlet NPCI Papua tetap berprestasi di tingkat internsional dalam ajang Asean Para Games di Thailand.
"Papua bahkan menyumbangkan delapan atlet memperkuat tim Indonesia pada ajang Asean Para Games di Thailand. Dari delapan atlet tersebut, tiga di antaranya berhasil meraih medali dari cabang olahraga renang, panahan, dan menembak," ucapnya.

Gubernur Papua, Matius Fakhiri, pada kesempatan audiensi tersebut, menyambut baik atas prestasi atlit NPCI Papua. Pemerintah katanya, akan berupaya mencari solusi mempercepat pembentukan organisasi di daerah, termasuk fasilitas latihan bagi atlet paralimpik Papua.
Dukungan dan perhatian pemerintah provinsi, diharapkan mampu meningkatkan pembinaan atlet disabilitas sehingga berprestasi lebih gemilang di masa depan. Langkah ini juga diharapkan memotivasi atlet tetap kompetitif dan berkembang, meskipun menghadapi berbagai kendala dan keterbatasan yang ada.
“Langkah yang akan ditempuh sebagai solusi bagi atlet paralimpik. Agar memotivasi dan memperkuat kesiapan atlet tetap kompetitif di tengah keterbatasan dan kendala yang dihadapi," kata Fakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....