Proyek Sekolah Rakyat Maribu Ditunda, Jadwal Ditukar dengan Skouw

  • 09 Agt 2026 18:10 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kampung Maribu, Kabupaten Jayapura, ditunda sementara. Pemerintah menukar jadwal pembangunan dengan lokasi di Kampung Skouw Mabo, Kota Jayapura.

Penundaan dilakukan akibat kendala sosial di lokasi Maribu. Muncul permintaan pembayaran dari masyarakat yang dinilai menghambat proyek.

Kepala BBPPKS Regional VI Papua, John Herman Mampioper, mengatakan lahan di Maribu telah memenuhi syarat administrasi. Lahan tersebut merupakan aset Pemerintah Provinsi Papua dan telah bersertifikat.

Ia menjelaskan pembangunan tahap dua dijadwalkan berlangsung 3 Juli hingga 15 Desember 2026. Maribu menjadi salah satu lokasi bersama Biak Numfor dan Sarmi.

Namun, dalam pelaksanaan di lapangan muncul tuntutan pembayaran dari masyarakat. Nilainya disebut mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah. “Ada permintaan sekitar Rp300 juta bahkan sampai Rp319 miliar,” kata John di Jayapura, Minggu, 9 Agustus 2026.

Permintaan tersebut tidak tercantum dalam kontrak kerja proyek. Kondisi ini menjadi kendala non-teknis yang menghambat pekerjaan.

Pemerintah kemudian mengambil langkah penyesuaian jadwal pembangunan. Lokasi Skouw yang semula dijadwalkan Oktober dimajukan menggantikan Maribu.

“Kita relokasi dengan menukar jadwal,” ujar John. “Yang di Skouw dimajukan, sementara Maribu ditunda.”

Sementara itu, pembangunan di Maribu direncanakan kembali pada Oktober 2026. Penundaan dilakukan untuk memberi waktu penyelesaian masalah dengan masyarakat adat. “Pembangunan di Maribu akan dilanjutkan Oktober dengan catatan tidak ada lagi permintaan,” kata John.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....