Penandatanganan MoU Publikasi Keagamaan

  • 09 Mar 2026 13:30 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Moderasi beragama bukan berarti melemahkan keyakinan, tetapi memperkuat sikap saling menghormati dalam kehidupan masyarakat majemuk. Keberagaman masyarakat Papua, memerlukan pengelolaan bijak, apalagi Papua kaya dengan budaya dan keberagaman iman.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Klemens Taran. Pernyataan itu disampaikan saat penandatanganan kerja sama publikasi keagamaan bersama RRI Jayapura dan TVRI Papua.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU), dilakukan di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Senin (9 Maret 2026). Kerja sama ini, bertujuan memperkuat penyebaran informasi keagamaan yang menyejukkan masyarakat.

"Kita tidak ingin ruang publik ini diisi yang ekstrem, ujaran kebencian atau informasi yang menyesatkan. Tetapi diisi dengan siaran yang menyejukkan dan menguatkan persaudaraan," ujarnya.

Menurut Klemens, Papua tidak hanya kaya budaya dan keberagaman iman. Wilayah ini juga memiliki hutan tropis, yang menjadi paru-paru dunia dan sumber kehidupan.

Papua juga memiliki laut yang menyimpan kehidupan, serta tanah yang menghidupi generasi masa depan. Karena itu, menjaga alam dan lingkungan adalah wujud tanggung jawab spiritual.

"Ekoteologi mengajarkan untuk kita merawat bumi dan menjaga hutan. Serta melindungi alam, sekaligus sebagai wujud tanggung jawab spiritual," ucapnya.

Klemens berharap publikasi keagamaan, tidak hanya membahas ritual keagamaan semata.

Namun juga menyampaikan pesan etika lingkungan, serta kesadaran menjaga ciptaan Tuhan.

Penandatanganan kerja sama tersebut, dihadiri Kepala LPP RRI Jayapura dan Kepala LPP TVRI Papua. Kegiatan ini juga dihadiri jajaran pejabat, serta pegawai di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....