Tumbler Bau? Begini Cara Membersihkannya agar Kembali Segar
- 26 Agt 2026 19:11 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Tumbler yang digunakan setiap hari dapat menyimpan bau tidak sedap jika kebersihannya kurang diperhatikan secara menyeluruh dan rutin. Melansir Cleveland Clinic, kondisi lembap dalam botol dapat mendukung pertumbuhan bakteri dan jamur apabila jarang dibersihkan secara menyeluruh.
Bau apek biasanya muncul ketika sisa minuman, kelembapan, dan kotoran menumpuk pada bagian dalam tumbler maupun tutupnya. Karena itu, membersihkan tumbler secara rutin penting untuk menjaga aroma, rasa minuman, serta kebersihan wadah sehari-hari bagi pengguna.
| Baca juga: Cara Atasi Keringat Berlebih pada Tubuh |
Langkah pertama adalah mengosongkan tumbler, kemudian lepaskan tutup, sedotan, dan karet penyegel jika semuanya dapat dilepas dengan mudah. Bagian kecil tersebut perlu dibersihkan terpisah karena celahnya sering menyimpan sisa minuman dan kotoran yang sulit terlihat langsung.
Setelah dibongkar, bilas seluruh bagian menggunakan air hangat untuk membantu menghilangkan sisa cairan dan kotoran yang menempel kuat. Gunakan sabun pencuci piring serta sikat botol untuk menggosok bagian dalam, tutup, sedotan, dan setiap celah tumbler menyeluruh.
Jika bau masih tertinggal, larutan cuka dan air dapat digunakan untuk membantu membersihkan tumbler secara lebih mendalam. Cleveland Clinic menyarankan larutan cuka dan air dengan perbandingan sama, kemudian tumbler perlu dibilas hingga benar-benar bersih kembali.
Baking soda juga dapat membantu menyerap bau serta melonggarkan kotoran ringan yang menempel pada permukaan tumbler. Namun, perlu diingat bahwa baking soda bukan disinfektan sehingga tidak menggantikan proses pembersihan menyeluruh untuk tumbler secara rutin.
Setelah dicuci, keringkan tumbler dalam keadaan terbuka agar kelembapan tidak terperangkap dan memicu pertumbuhan jamur kembali di dalamnya. Cleveland Clinic merekomendasikan pembersihan mendalam setidaknya seminggu sekali untuk membantu mencegah penumpukan bakteri dan jamur pada tumbler kembali.
Untuk perawatan harian, bilas tumbler setelah digunakan dan pastikan seluruh bagiannya benar-benar kering sebelum kembali ditutup rapat setiap hari. Hindari mencampurkan cuka dengan pemutih, karena reaksinya dapat menghasilkan gas berbahaya yang mengganggu kesehatan ketika terhirup oleh manusia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....