Keamanan Pemberian Obat bagi Pasien Kanker

  • 13 Agt 2026 01:21 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan, terus memperketat standar operasional prosedur terkait keamanan pemberian obat bagi pasien kanker.

Langkah tersebut untuk menekan risiko kesalahan medis, yang dapat berdampak fatal selama proses pengobatan kanker berlangsung secara keseluruhan.

Melansir Kemkes.go.id, obat merupakan bagian penting dalam pengobatan kanker anak yang perlu diberikan secara aman di rumah. Orang tua berperan penting memastikan pengobatan berjalan efektif, dengan selalu berkomunikasi kepada tim medis jika terdapat hal membingungkan.

Pemberian kemoterapi dan regimen terapi kanker, membutuhkan ketelitian tinggi karena kesalahan dosis, rute, atau jadwal menimbulkan efek samping. Karena itu, prinsip lima benar mencakup pasien, obat, dosis, rute, dan waktu menjadi pilar utama pelayanan onkologi kanker.

Keamanan pemberian obat kanker tidak hanya menjadi tanggung jawab dokter dan perawat, tetapi juga melibatkan apoteker klinis. Pasien dan keluarga, juga memiliki peran aktif dalam memahami penggunaan obat serta mengikuti petunjuk tenaga medis secara tepat.

Setiap peresepan obat kanker, melalui pemeriksaan berlapis atau double check dua tenaga medis sebelum diberikan kepada pasien. Verifikasi ganda dilakukan untuk memastikan ketepatan obat, dosis, pasien, rute pemberian, serta jadwal terapi yang telah ditentukan sebelumnya.

Pengelolaan efek samping dilakukan melalui pemberian obat pendamping, seperti anti mual dan anti alergi sebelum terapi utama dimulai.

Langkah tersebut bertujuan meminimalkan dampak klinis dan membantu pasien menjalani terapi kanker dengan lebih aman serta nyaman bersama.

Pasien juga perlu memperoleh edukasi mengenai nama obat, potensi efek samping, serta tanda darurat yang memerlukan penanganan segera. Pemahaman tersebut membantu pasien dan pendamping mengenali kondisi berbahaya, sehingga dapat segera mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....