Senjata Baru Penunda Diabetes Tipe 1

  • 04 Mei 2026 19:25 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Dunia medis mencatat kemajuan penting dalam penanganan Diabetes tipe satu melalui hadirnya obat baru yang mampu menunda gejala. Obat bernama teplizumab, menjadi terobosan besar sejak ditemukannya terapi insulin lebih dari seratus tahun lalu.

Melansir UCLA Health, teplizumab disetujui oleh Food and Drug Administration pada Januari 2023 untuk pasien tertentu. Penggunaannya terbatas bagi anak usia delapan tahun ke atas dan orang dewasa, dengan kondisi stadium praklinis tertentu.

Teplizumab bekerja dengan memperlambat aktivitas autoantibodi yang menyerang sel penghasil insulin di pankreas manusia secara bertahap. Dengan mekanisme tersebut, fungsi sel beta pankreas dapat dipertahankan lebih lama sehingga perkembangan penyakit dapat ditunda signifikan.

Penundaan ini membantu mengurangi munculnya gejala seperti hiperglikemia, serta menunda kebutuhan pemantauan gula darah dan terapi insulin. Hal ini memberikan waktu tambahan bagi pasien, untuk menjalani kehidupan tanpa beban pengobatan intensif dalam jangka pendek.

Obat ini diberikan melalui infus intravena setiap hari selama 14 hari berturut-turut, sesuai prosedur medis yang berlaku. Penggunaannya ditujukan bagi pasien tahap dua dengan minimal dua autoantibodi serta gangguan toleransi glukosa tanpa gejala klinis nyata.

Penelitian menunjukkan, penggunaan teplizumab dapat menunda perkembangan penyakit menuju tahap tiga hingga rata-rata dua tahun lamanya. Bahkan beberapa kasus menunjukkan penundaan hingga tiga tahun, memberikan harapan besar terutama bagi pasien anak dan remaja.

Diabetes tipe satu merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan tubuh kehilangan kemampuan memproduksi insulin secara alami dalam tubuh. Meskipun belum dapat disembuhkan, kemajuan teknologi medis terus memberikan harapan meningkatkan kualitas hidup serta menunda komplikasi penyakit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....