Kakanwil Kemenag Papua: Kerukunan Jadi Kekuatan Pembangunan
- 24 Agt 2026 08:28 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Klemens Taran, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan kerukunan sebagai kekuatan dalam membangun Papua. Pesan tersebut disampaikan Klemens saat membacakan amanat Menteri Agama Nasaruddin Umar pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Kanwil Kemenag Papua, Senin 17 Agustus 2026.
Klemens mengatakan, kemerdekaan tidak sekadar menjadi momentum untuk dirayakan setiap tahun, tetapi merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada bangsa dan negara.
Menurutnya, pesan tersebut sangat relevan dengan kondisi Papua yang memiliki keberagaman agama, budaya, adat, dan latar belakang sosial.
Keragaman tersebut, kata Klemens, bukan menjadi penghalang pembangunan, melainkan kekuatan yang harus dijaga melalui kehidupan yang rukun dan saling menghormati.
"Kemenag secara berjenjang harus bekerja berdampingan dengan pemerintah daerah, pemimpin umat, ormas-ormas keagamaan, tokoh adat, tokoh masyarakat, agar kerukunan dan kedamaian itu tetap dijaga," kata Klemens, dalam rilis Kemenag.
Klemens menegaskan, menjaga kerukunan di Papua membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Perbedaan agama dan latar belakang tidak boleh menjadi alasan untuk saling menjauh ataupun bermusuhan.
| Baca juga: Menag: Doa Jadi Energi Bangsa |
Ia juga mengingatkan bahwa agama harus menjadi sumber kedamaian sekaligus kekuatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
Kakanwil Kemenag Papua berharap semangat tersebut dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui kerja sama antara pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat.
Menurutnya, Papua harus menjadi ruang bersama bagi seluruh masyarakat untuk hidup berdampingan, bekerja, dan membangun masa depan.
"Mari kita jaga Kemenag, jaga kerukunan, jaga kedamaian di Provinsi Papua. Dengan begitu, semua orang yang ada di sini menjadikan Papua sebagai rumah bersama, honai bersama, dalam menatap masa depan bersama dengan keluarga,"
Klemens menambahkan, semangat kemerdekaan harus diteruskan melalui pengabdian dan kerja nyata, sehingga pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Papua.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....