Ciri Kepribadian Orang yang Suka Menyimpan Struk Belanja

  • 23 Jun 2026 17:18 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Dari sebagian orang, banyak juga yang suka menyimpan struk belanja. Melansir expert editor, di balik kebiasaaan tersebut, ada ciri kepribadian yang dimiliki orang yang gemar menyimpan struk belanja.

1. Sangat berorientasi pada keamanan

Orang yang suka menyimpan struk belanja cenderung ingin merasa aman. Struk dianggap sebagai bukti yang bisa melindungi jika terjadi masalah. Misalnya terjadi barang rusak atau kesalahan transaksi.

2. Perfeksionis dalam hal kecil

Ciri kepribadian ketika gemar menyimpan struk belanja, adalah ingin segala sesuatu terdokumentasi dengan baik. Mereka menganggap detail kecil tetap penting dan tidak boleh diabaikan.

3. Cenderung overthinking

Menyimpan struk belanja dikaitkan dengan hal untuk berjaga-jaga. Seperti berjaga-jaga dengan memikirkan kemungkinan terburuk. Misalnya bagaimana satu saat dibutuhkan, sehingga mereka memilih untuk lebih menyimpannya.

4. Memiliki kebutuhan tinggi akan kontrol

Orang dengan ciri ini ingin memastikan setiap pengeluaran secara terperinci.

5. Terorganisir

Ini menunjukkan bahwa orang yang suka menyimpan struk belanja memiliki kencederungan untuk teratur. Walaupun kadang bisa berubah menjadi kebiasaan menumpuk kertas, yang sebenarnya sudah tidak diperlukan.

6. Sensitif terhadap kerugian

Secara psikologis, orang yang suka menyimpan struk belanja, cenderung merasakan kerugian dibandingkan keuntungan.

7. Berpikir jangka panjang

Bagi orang lain, menyimpan struk belanja tidak berguna, tapi bagi mereka siapa tahu nanti akan berguna. Pola pikir ini sering ditemukan pada orang yang terbiasa merencanakan dan mengantisipasi kebutuhan mendatang.

8. Sedikit sulit melepaskan

Kebiasaan menyimpan struk belanja berkaitan dengan sulit membuang sesuatu, bahkan yang nilainya kecil. Ini bukan berarti menimbun hal yang tidak berguna. Tapi ada kecenderungan untuk mempertahankan barang, karena merasa mungkin masih berguna.

Menyimpan struk belanja sah-sah saja. Bisa jadi seseorang memandang dari sisi kegunaannya. Tapi tidak semua barang juga harus disimpan selamanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....