SPPG Polda Papua Matangkan Kesiapan MBG Sistem Prasmanan
- 30 Sep 2026 20:37 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Papua bersama Tim Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Papua, mematangkan persiapan pelaksanaan Pilot Project Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan di SD Negeri Inpres Dok VIII Atas, Jayapura.
Persiapan tersebut dilakukan melalui koordinasi bersama pihak sekolah sekaligus pelaksanaan gladi kotor yang berlangsung pada Rabu (30/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari tahapan untuk memastikan seluruh mekanisme pelayanan MBG dapat berjalan tertib, higienis, dan sesuai dengan alur yang telah direncanakan.
Dalam kegiatan tersebut hadir Kaurtuduan Subbagdumasanwas Itwasda Polda Papua, Iptu. Warsito, Ahli Gizi SPPG Polda Papua, serta Koordinator Lapangan SPPG Polda Papua.
Setibanya di sekolah, tim melakukan koordinasi dengan kepala sekolah dan jajaran terkait teknis pelaksanaan Pilot Project MBG menggunakan metode prasmanan. Koordinasi tersebut mencakup pengaturan alur siswa, mekanisme pelayanan makanan, penerapan kebersihan, hingga tata tertib selama kegiatan makan bersama.
Selain melakukan simulasi teknis, tim juga memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan sebelum makan. Para siswa diarahkan untuk mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar serta diperkenalkan dengan penggunaan alat pelindung diri (APD) sebagai bagian dari penerapan standar kebersihan dan kedisiplinan.
Ahli Gizi SPPG Polda Papua, Bella Erni Putri mengatakan, gladi kotor dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan pelaksanaan MBG di lingkungan sekolah.
“Melalui gladi ini, kami ingin memastikan alur pelaksanaan, kebersihan, kedisiplinan serta pemahaman siswa dapat berjalan dengan baik. Anak-anak juga terlihat antusias mengikuti setiap tahapan yang diberikan,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan siswa dalam simulasi menjadi bagian penting karena sistem prasmanan membutuhkan pemahaman mengenai alur pelayanan serta kedisiplinan agar proses pembagian makanan dapat berlangsung secara tertib.
Pihak SD Negeri Inpres Dok VIII Atas juga menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Pilot Project MBG tersebut. Dukungan ditunjukkan melalui keterlibatan pihak sekolah dalam proses koordinasi dan simulasi, serta antusiasme siswa mengikuti setiap tahapan yang diberikan oleh tim.
Sementara itu, Koordinator Lapangan SPPG Polda Papua, Tomi Anggoro Putra menjelaskan, gladi kotor menjadi sarana evaluasi sebelum pelaksanaan gladi bersih.
“Gladi kotor ini menjadi kesempatan untuk melihat langsung kesiapan di lapangan, termasuk alur siswa, kebersihan, tata tertib dan mekanisme pelayanan. Hasil evaluasi dari kegiatan ini akan menjadi bahan penyempurnaan sebelum pelaksanaan gladi bersih,” jelasnya.
Ia menambahkan, hasil evaluasi dari simulasi tersebut akan digunakan untuk menyempurnakan sejumlah aspek teknis sehingga pelaksanaan Pilot Project MBG dengan sistem prasmanan dapat berjalan secara efektif dan teratur.
Tahap selanjutnya, gladi bersih dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan tersebut direncanakan turut dihadiri Kapolda Papua sebagai bagian dari pemantauan kesiapan pelaksanaan Pilot Project MBG di sekolah.
Melalui tahapan persiapan dan simulasi tersebut, SPPG Polda Papua bersama Itwasda dan pihak sekolah berupaya memastikan penerapan sistem prasmanan tidak hanya berorientasi pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga memperhatikan aspek kebersihan, ketertiban, edukasi, dan kenyamanan siswa.
Kegiatan koordinasi dan gladi kotor berlangsung aman dan lancar. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama antara tim SPPG Polda Papua, Itwasda Polda Papua, dan pihak SD Negeri Inpres Dok VIII Atas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....