UNICEF dan Pemprov Papua Luncurkan Dashboard MBG, Perkuat Monitoring MBG di Papua

  • 16 Jul 2026 04:04 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - UNICEF Papua, bersama Pemerintah Provinsi Papua dengan dukungan dari China International Development Cooperation Agency (CIDCA), resmi meluncurkan Dashboard Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Papua, yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Jayapura, Rabu (15/7/2026).

Peluncuran dashboard ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola, koordinasi, pemantauan, serta evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua melalui sistem berbasis data yang terintegrasi.

Kepala Kantor Perwakilan UNICEF Papua, Aminuddin Muhammad Ramdan menjelaskan, dashboard tersebut dirancang untuk menghimpun berbagai data penting terkait pelaksanaan MBG, mulai dari jumlah penerima manfaat, cakupan sekolah, hingga pelaporan insiden seperti dugaan keracunan makanan.

"Dashboard ini mengelola seluruh data yang berkaitan dengan Program MBG, mulai dari rantai pasok bahan makanan hingga penerima manfaat. Harapannya, setiap keputusan yang diambil pemerintah benar-benar berbasis data, akurat, tepat sasaran, dan dapat ditindaklanjuti dengan cepat apabila ditemukan permasalahan di lapangan," kata Aminudin Ramdan.

Menurut Aminuddin Ramdan, UNICEF hadir sebagai mitra pembangunan yang mendukung kebutuhan Pemerintah Provinsi Papua dalam menghadirkan sistem pemantauan MBG, selain itu UNICEF juga memberikan pendampingan dan penguatan operasional 7 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota dan Kabupaten Jayapura dan 7 SPPG di Kabupaten Biak Numfor.

“Pendampingan tersebut bukan berarti mengelola dapur MBG, melainkan memperkuat kapasitas SPPG yang berada di bawah Badan Gizi Nasional (BGN) agar dapat menjadi model yang dapat diterapkan di berbagai daerah,” tutur Aminudin Ramdan.

Kepala Kantor Perwakilan UNICEF Papua, Aminuddin Muhammad Ramdan (Foto; Arull)

Sementara itu, Gubernur Papua, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten I Setda Provinsi Papua, Yohanis Walilo menegaskan, Dashboard Satgas MBG merupakan bagian penting dari transformasi tata kelola pemerintahan yang responsif dan berbasis data.

Menurutnya, program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar program pemenuhan gizi, tetapi investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi Papua yang sehat, cerdas, kuat, dan mampu bersaing di masa depan.

"Dashboard ini memungkinkan kita memantau operasional SPPG, jumlah penerima manfaat, cakupan sekolah, keamanan pangan, higiene sanitasi, pengelolaan limbah, berbagai kendala di lapangan hingga tindak lanjut penyelesaiannya. Data yang tersaji harus menjadi dasar pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan terukur," kata Yohanis Walilo.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan geografis Papua, mulai dari wilayah pegunungan, pesisir, kepulauan hingga daerah terpencil, membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar pelaksanaan MBG dapat berjalan optimal.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Papua juga mengajak seluruh pemerintah kabupaten/kota, perangkat daerah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, serta para mitra pembangunan untuk terus memperkuat sinergi demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada anak-anak Papua.

Yohanis turut menyampaikan apresiasi kepada UNICEF Papua dan berbagai mitra pembangunan yang telah memberikan dukungan teknis dalam pengembangan dashboard, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan sistem monitoring.

Di sisi lain, Kepala KPPG Jayapura, Djimmy Yomaiwi Douw, menilai kehadiran dashboard akan sangat membantu pelaksanaan MBG, terutama dalam memperkuat keterbukaan informasi dan pengawasan operasional di setiap dapur penyedia makanan.

"Melalui dashboard ini kita bisa mengetahui aktivitas setiap dapur, mulai dari proses penyediaan makanan hingga distribusinya ke sekolah. Jika terjadi kendala di lapangan, informasi dapat segera diketahui sehingga penanganannya lebih cepat," ujarnya.

Menurut Djimmy, dashboard juga memberikan akses informasi kepada masyarakat, termasuk orang tua peserta didik, mengenai pelaksanaan Program MBG.

"Informasi umum dapat diakses masyarakat sehingga orang tua bisa mengetahui layanan yang diterima anak-anak mereka. Sementara data yang bersifat teknis dan internal tetap hanya dapat diakses oleh pihak yang berwenang," tegasnya.

Ia berharap dukungan UNICEF terus berlanjut, khususnya dalam aspek teknis pelaksanaan MBG di Papua.

"UNICEF sangat membantu kami dalam hal-hal teknis. Juknis dari pusat bisa diterjemahkan lebih rinci melalui berbagai pendampingan, salah satunya melalui pengembangan dashboard ini," katanya.

Melalui peluncuran Dashboard Satgas MBG Provinsi Papua, diharapkan proses pemantauan dan evaluasi Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan berbasis data sehingga setiap kebijakan maupun penanganan persoalan di lapangan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas gizi anak-anak di Papua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....