Musim Tanam Bergeser, BPS Ungkap Penyebab Stok Beras Premium Terbatas di Jambi

  • 02 Okt 2026 07:53 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Terbatasnya stok beras premium menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga beras dan memberikan andil terhadap inflasi Provinsi Jambi pada September 2026.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Aidil Adha, mengatakan kondisi tersebut tidak terlepas dari perubahan musim tanam dan panen yang terjadi saat ini.

Menurutnya, pada kondisi normal, September hingga Oktober biasanya sudah memasuki masa tanam. Namun, kondisi musim yang berubah membuat masa tanam berpotensi bergeser hingga November atau Desember.

“Musim panen dan kemarau sehingga beras premium yang masuk ke pasar itu sedikit, tidak banyak,” tutur Aidil dalam Rilis Berita Resmi Statistik, Kamis 1 Oktober 2026.

Pergeseran musim tanam tersebut juga berpotensi memengaruhi waktu panen berikutnya. Jika penanaman baru dilakukan pada November atau Desember, maka masa panen diperkirakan ikut bergeser hingga sekitar April tahun berikutnya.

“Biasanya kita di bulan September, Oktober ini sudah tanam. Tapi dengan kondisi saat ini kemungkinan bisa jadi di November, Desember baru tanam untuk tahun ini. Dan itu akan bergeser ke bulan April tahun depan baru panennya,” katanya.

Aidil menjelaskan, kondisi berbeda terjadi pada beras medium. Pasokan beras medium dari BULOG relatif tersedia sehingga harga komoditas tersebut masih lebih aman.

Namun, masyarakat memiliki preferensi berbeda terhadap jenis beras yang dikonsumsi. Sebagian konsumen lebih memilih beras premium sehingga ketika pasokannya terbatas, harga lebih mudah mengalami kenaikan. “Kalau beras medium dari Bulog itu banyak. Cuma ini kan selera konsumen yang beberapa pengennya premium,” katanya.

Selain pasokan beras, kenaikan harga kemasan beras premium juga disebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi harga jual. “Untuk kemasan yang lima kilo itu mahal sebenarnya. Sementara berasnya tidak bisa harganya mahal. Nah, itu yang menyebabkan salah satunya,” kata Aidil.

BPS mencatat beras premium memberikan andil sebesar 0,06 persen terhadap inflasi Jambi pada September 2026

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....