Pemadaman HLG Londerang Memasuki Hari ke-14, Lima Tim Dikerahkan
- 30 Sep 2026 09:35 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Upaya pemadaman kebakaran di kawasan Hutan Lindung Gambut (HLG) Londerang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, masih berlangsung hingga Selasa 29 September 2026 dan memasuki hari ke-14.
Kepala Manggala Agni Kementerian Kehutanan Daops Bukit Tempurung, Sandy Prabowo, mengatakan pemadaman dilakukan secara bergantian dengan melibatkan lima tim, terdiri dari tiga tim Daops Bukit Tempurung dan dua tim Daops Kota Jambi.
“Hari ini ada dua tim yang melaksanakan pemadaman, yakni satu tim dari Daops Bukit Tempurung dan satu tim dari Daops Kota Jambi,” tutur Sandy.
Selain Manggala Agni, penanganan kebakaran juga melibatkan berbagai unsur. Di antaranya RPK WKS sebanyak 50 personel yang dilengkapi alat berat di wilayah Parit Culum I.
Sementara di wilayah Teluk Dawan, tim gabungan terdiri dari enam personel TNI, tiga personel Polri, satu tim BPBD Tanjung Jabung Timur, satu tim PT PetroChina, satu tim Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Catur Rahayu, empat personel Destana Kecamatan Mendahara Ulu, serta 16 personel Destana Kecamatan Dendang.
Penanganan juga didukung alat berat PT Ahad serta RPK PT RJA, SKAP dan PT Morris.
Sandy menjelaskan, selama sembilan hari pertama, tim pemadaman difokuskan dari sisi Kelurahan Parit Culum I dengan akses melalui Distrik 7 dan Desa Kota Baru.
Selanjutnya, tim bergeser ke wilayah Teluk Dawan karena saat itu masih terdapat titik api yang belum tertangani. Penanganan di Parit Culum I kemudian dilanjutkan oleh RPK WKS, sementara wilayah Teluk Dawan ditangani secara bersama oleh tim gabungan.
Sementara itu, Anggota Manggala Agni Daops Kota Jambi, M. Filalba, mengatakan tim saat ini masih berupaya mengendalikan kebakaran di HLG Londerang dari lokasi pemadaman di Kelurahan Teluk Dawan, Kecamatan Muara Sabak Barat.
Menurutnya, fokus pemadaman saat ini adalah melakukan penyekatan dan memadamkan bagian kepala api untuk menghentikan laju perambatan kebakaran agar tidak menjalar ke vegetasi yang belum terbakar.
“Fokus kami hari ini adalah menyekat dan memadamkan kepala api hingga memutus laju perambatan kebakaran dan tidak menyentuh vegetasi yang baru,” kata Filalba.
Ia menyebut sejumlah kendala masih dihadapi tim di lapangan, di antaranya vegetasi yang padat sehingga menghambat pergerakan personel. Selain itu, kondisi angin yang cukup kencang serta potensi pohon tumbang secara tiba-tiba juga menjadi tantangan dalam proses pemadaman.
Filalba menegaskan tim gabungan terus berupaya melakukan pengendalian kebakaran dengan mempertimbangkan kondisi keselamatan personel di lapangan.
Terkait luasan lahan yang terbakar, Sandy menjelaskan kawasan HLG Londerang berada di bawah penanganan dinas terkait sehingga data luasan kebakaran menjadi kewenangan instansi tersebut.
Manggala Agni juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Bagi masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan, terutama akibat asap, diminta menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar rumah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....