Dikejar Karhutla Berbak-Sembilang, Harimau Sumatra Dekati Area Pemadaman

  • 29 Sep 2026 12:41 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Taman Nasional Berbak dan Sembilang (TNBS) Jambi kian genting. Api yang tak kunjung padam sejak 9 Agustus kini mengancam keselamatan satwa langka, termasuk harimau sumatra.

Amukan si jago merah telah melahap sekitar 1.000 hektar lahan semak belukar, ilalang, dan pakis-pakisan. Saat ini, titik api terpantau makin merangsek menuju kawasan hutan primer habitat utama harimau sumatera dengan jarak tersisa hanya 2 hingga 3 kilometer.

Kepanikan satwa pemangsa tersebut bahkan mulai dirasakan langsung oleh warga dan tim di lapangan melalui suara raungannya.

"Kejadian itu sore hari, warga mendengar suara harimau pada saat dia memancing lalu melaporkan kepada operator TNBS," kata Kepala Balai TNBS Berbak dan Sembilang, Yunaidi, saat meninjau lokasi karhutla, pada Senin, 28 September 2026.

Berdasarkan data monitoring tahun 2022, kawasan TNBS merupakan rumah bagi sedikitnya 11 ekor harimau sumatra. Jika api menembus hutan primer, ekosistem dipastikan terganggu dan potensi konflik antara satwa dengan manusia membesar.

Di lapangan, tim gabungan dari Balai TNBS, BPBD, dan TNI terus berjibaku menembus benteng hambatan yang berat. Cuaca terik, angin kencang, keterbatasan akses transportasi, hingga krisis pasokan air menjadi ujian berat bagi petugas. "Kami masih kesulitan air untuk pemadaman," kata Yunaidi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....