Ribuan Titik Panas Kepung Tanjabbar, 525 Hektare Lahan Terbakar

  • 22 Sep 2026 14:17 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencatat peningkatan ancaman kebakaran hutan dan lahan yang cukup signifikan. Sepanjang Januari hingga 19 September 2026, terpantau sebanyak 1.436 titik panas atau hotspot yang tersebar di berbagai kecamatan wilayah tersebut.

Berdasarkan hasil pantauan citra satelit Terra-Aqua, SNPP, dan NOAA-20, sebaran titik panas paling mendominasi tercatat di Kecamatan Batang Asam dengan 669 titik, disusul Kecamatan Betara sebanyak 339 titik, serta Kecamatan Bram Itam dengan 203 titik, Senin, 21 September 2026.

Selain itu, hotspot juga terdeteksi di sejumlah wilayah lainnya, seperti Kecamatan Renah Mendaluh sebanyak 170 titik, Kecamatan Pengabuan 23 titik, Muara Papalik 11 titik, Senyerang 15 titik, Merlung 4 titik, serta masing-masing satu titik di Kecamatan Kuala Betara dan Tungkal Ilir.

Dampak dari ribuan titik panas tersebut berimbas langsung pada luasnya lahan yang terbakar di lapangan. BPBD Tanjung Jabung Barat mencatat total ada sekitar 525,45 hektare lahan yang mengalami kebakaran selama periode yang sama.

Luas lahan terdampak paling parah terjadi di Kecamatan Batang Asam mencapai 353 hektare, diikuti Kecamatan Renah Mendaluh seluas 123,6 hektare, serta Kecamatan Bram Itam seluas 20 hektare. Kebakaran juga melanda sejumlah wilayah lain, di antaranya Kecamatan Betara seluas 8,95 hektare, Tebing Tinggi 6,5 hektare, Senyerang 6 hektare, Kuala Betara 3,2 hektare, serta masing-masing 1 hektare di Kecamatan Tungkal Ulu dan Muara Papalik, serta 0,7 hektare di Kecamatan Merlung.

Pihak BPBD bersama tim gabungan di lapangan terus meningkatkan patroli serta kesiapsiagaan guna mengantisipasi meluasnya kebakaran susulan di tengah musim kemarau yang masih berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....