Udara Jambi Tidak Sehat, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

  • 09 Sep 2026 15:58 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Kualitas udara di Provinsi Jambi masih berada pada kondisi yang mengkhawatirkan akibat kabut asap yang berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Prakirawan BMKG Sultan Thaha Jambi, Lukita Teresia, mengatakan kualitas udara di Jambi masih berada dalam kategori tidak sehat. Bahkan, berdasarkan pembaruan hingga Selasa 8 September 2026 siang, kondisi udara sempat masuk kategori sangat tidak sehat.

“Untuk kualitas udara sendiri di Provinsi Jambi masih masuk ke kategori tidak sehat. Update sampai jam 1 siang tadi malah masuk ke kategori sangat tidak sehat,” ujar Lukita dalam dialog Kentongan RRI Jambi, Selasa 8 September 2026 sore.

Kabut asap yang menyelimuti Jambi tidak hanya berasal dari kebakaran yang terjadi di dalam wilayah provinsi. Asap juga berpotensi terbawa dari wilayah Sumatera Selatan.

Lukita menjelaskan, arah angin dari Tenggara hingga Selatan membuat asap dari wilayah Palembang berpotensi bergerak menuju Jambi. “Di Jambi juga memang masih banyak asap,” katanya.

Kondisi tersebut berlangsung bersamaan dengan musim kemarau yang membuat lingkungan lebih kering dan meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batanghari, Solihin, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara saat ini. Masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan diminta menggunakan masker sebagai upaya mengurangi paparan asap.

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan karena kondisi kemarau membuat api lebih mudah menyebar.

Solihin juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan air bersih secara bijaksana. Kemarau panjang telah menyebabkan debit air di sejumlah wilayah mengalami penurunan.

“Ketika beraktivitas di luar ruangan diharapkan menggunakan masker. Kami juga mengimbau, mengingat kondisi kemarau ini, air di beberapa wilayah kita sudah ada yang kritis, agar menggunakan air bersih dengan bijaksana,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....