Dampak Kabut Asap di RSUD Raden Mattaher Jambi Layanan Masih Standar
- 02 Sep 2026 18:56 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi- RSUD Raden Mattaher Jambi belum mencatat peningkatan signifikan jumlah pasien yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.
Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi, drg. Iwan Hendrawan, mengatakan sejumlah pasien dengan keluhan sesak yang datang ke rumah sakit umumnya telah memiliki penyakit penyerta atau riwayat gangguan paru sebelumnya.
“Ada yang masuk karena memang dasarnya punya penyakit sesak paru. Kalau kami di rumah sakit prinsipnya mengobati. Ketika datang, kami obati,” tutur Iwan,Rabu, 2 September 2026.
Ia menyebut hingga saat ini belum terdapat pasien yang secara khusus harus menjalani perawatan di ruang isolasi akibat dampak kabut asap.
“Sejauh ini, angka kesakitan tentang sesak ke kami belum signifikan. Ada yang masuk karena memang dasarnya punya penyakit paru. Kalau yang tidak ada penyakit, sejauh ini belum ada peningkatan,” katanya.
Menurut Iwan, kondisi tersebut masih dapat berubah bergantung pada perkembangan kualitas udara dan tingkat paparan asap di masyarakat.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara mulai memburuk, terutama pada malam hari saat konsentrasi asap meningkat.
“Kalau kami lihat asap ini dari pagi sampai malam, sore, itu belum begitu pekat,” katanya.
Meski belum terjadi peningkatan kasus yang signifikan, RSUD Raden Mattaher tetap melakukan langkah antisipasi dengan menyiapkan sekitar 20 ruangan isolasi serta memastikan kesiapan dokter dan ketersediaan oksigen. Iwan berharap masyarakat tetap waspada terhadap perubahan kualitas udara, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....